Program Studi Ekonomi Syariah Menyusun RPS internasional FIBAA dan menggunakan Case Method dan Project Based Learning (PjBL) dalam Pembelajaran

Malang, 12 Agustus 2024 – Bertempat di Rayz Hotel UMM kegiatan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis standar akreditasi internasional FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation) berlangsung pada Senin, 12 Agustus 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Fakultas Agama Islam serta seluruh dosen pengampu mata kuliah pada Program Studi Ekonomi Syariah semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pembaruan terkait penerapan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Dalam agenda tersebut, para dosen diberi pelatihan mengenai penggunaan dua metode pembelajaran terkini, yaitu Case Method dan Project Based Learning (PjBL). Kedua metode ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap mahasiswa dalam menjalani proses perkuliahan, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja yang terus berkembang. Case Method adalah metode pembelajaran yang menggunakan studi kasus nyata untuk menganalisis permasalahan dalam dunia bisnis dan ekonomi, sementara Project Based Learning (PjBL) menekankan pada pembelajaran berbasis proyek, di mana mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan problem-solving dan kolaborasi dalam menyelesaikan proyek nyata yang berhubungan dengan topik mata kuliah. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam, Prof. Dr. Khozin, M.Si., menekankan pentingnya pembaruan metode pembelajaran untuk menghadapi tuntutan global yang semakin ketat. “Mengadopsi standar FIBAA adalah langkah strategis untuk menjaga kualitas dan relevansi pendidikan di Program Studi Ekonomi Syariah. Dengan mengintegrasikan Case Method dan PjBL, kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan di dunia profesional,” ujar Guru Besar Fakultas Agama Islam ini. Sementara itu, Dr. Rahmad Hakim Selaku Kaprodi Ekonomi Syariah, menyambut baik inisiatif tersebut. “Penerapan metode Case Method dan PjBL akan membuat pembelajaran menjadi lebih dinamis dan sesuai dengan perkembangan dunia industri. Mahasiswa dapat lebih terlibat dalam proses belajar dan meningkatkan kemampuan analisis serta kerjasama tim,” tuturnya. Sebagai hasil dari kegiatan ini, seluruh dosen pengampu mata kuliah di Program Studi Ekonomi Syariah FAI-UMM sepakat untuk mengimplementasikan kedua metode pembelajaran tersebut dalam setiap mata kuliah yang mereka ajarkan pada semester ganjil 2024/2025. Dengan demikian, setiap Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang disusun oleh dosen akan mengintegrasikan prinsip-prinsip Case Method dan PjBL, yang bertujuan untuk memaksimalkan pengalaman belajar mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam upaya Fakultas Agama Islam untuk menjaga kualitas pendidikan yang berstandar internasional dan memastikan bahwa lulusan Program Studi Ekonomi Syariah memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pasar global. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan mahasiswa FAI-UMM akan semakin siap untuk berkompetisi di dunia kerja, serta mampu menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam dunia ekonomi dan syariah dengan pendekatan yang lebih aplikatif dan berbasis pada studi kasus dan proyek nyata.
Sharing Session Dosen Perwalian, Pengisian KRS & Pemagangan Semester Ganjil 2024/2025

Tahun ajaran baru akan segera dibuka, mahasiswa/i tengah sibuk menyiapkan KRS (Kartu Rencana Studi) yang mana hal ini dijumpai setiap awal semester baru. Pengisian KRS ini memang dilakukan secara online oleh beberapa kampus, terutama untuk Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyyah Malang. KRS ini berisi daftar mata kuliah yang akan diambil oleh para mahasiswa/i dalam satu semester dan mahasiswa/i dibebaskan memilih mata kuliah yang akan ditempuh nantinya pada satu semester kedepan, namun biasanya ada beberapa mata kuliah yang wajib untuk diambil pada semester tertentu, hal ini tergantung pada kebijakan dan sistem pembelajaran di kampus yang bersangkutan. Seperti pada Prodi Ekonomi Syariah yang mana setiap memasuki semester 5 setiap mahasiswa/i diwajibkan memilih mata kuliah sesuai kosentrasi yang dipilihnya yaitu kosentrasi Perbankan, Manajemen dan Akuntasi. Pada tanggal 01 Agustus 2024, Prodi Ekonomi Syariah telah melaksanakan Zoom meeting KRS Daring (Online) yang diikuti oleh mahasiswa/i angkatan 2021-2023 dan seluruh dosen, sekaligus diakhiri dengan pertemuan antar wali kelas dengan para mahasiswa/i.(HRS)
Prestasi Sayyaf Mahasiswa Ekonomi Syariah UMM, Juara Satu Tapak Suci Rector Cup

Sayyaf Syaddad Al Fathinullah, salah satu atlit silat Prodi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (Ekos UMM) menorehkan prestasi juara satu kategori tanding saat Rector Cup 2024. “Alhamdulillah kami dapat meraih prestasi ini, semoga dapat memotivasi diri untuk tersu meraih prestasi di kompetisi yang lain,” ujar atlit Tapak Suci ini. Sayyaf mengatakan prestasi Rector Cup 2024 ini adalah melengkapi capaian prestasi yang pernah diraihnya selama ini. Sebelumnya Sayyaf juga pernah meraih juara tiga kelas D putra tanding dalam seleksi Porprov Jatim. Dari capaian prestasi tersebut, Sayyaf mengatakan kuliah di Prodi Ekos UMM sangat sesuai dengan keinginannya untuk meraih masa depan bidang ekonomi khsusnya syariah. Sebab dosen yang mengajarnya sangat komunikatif, kompetensinya unggul sesuai kepakarannya serta fasilitasnya lengkap, mempunyai mitra dunia kerja dan industry perbankan syariah luas. Hal ini disempurnakan dengan status Prodi Ekos UMM terakreditasi unggul. Artinya luaran atau alumni prodi Ekos UMM sukses diterima kerja dan cemerlang karirnya. (humas ekos umm/hamim)
Kunjungan Panti Yatim Piatu, HMPS Ekonomi Syariah UMM Bakti sosial – Donasi Finansial

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (Ekos UMM), mengunjungi Yayasan Yatim Piatu As Salaam Shobuur, di Perumahan Sengkaling, Jln. Taman Sengkaling 1 B1/No.1, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Bakti sosial (baksos) ini dijelaskan Ketua HMPS Ekos UMM, Aswan, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan program divisi humas HMPS Ekos UMM. Bentuk baksos adalah meberikan donasi dari sejumlah donatur serta membagikan nasi kotak dan menyerahkan pakaian layak pakai kepada Yayasan Yayasan Yatim Piatu As Salaam Shobuur. Selain kegiatan baksos, lanjut Aswan pada bulan Juli nanti diagendakan untuk menggelar ghatering pengurus fungsionaris HMPS Ekos UMM. Ghatering ini untuk membahas agenda kerja serta evaluasi program yang selama kepengurusan 2023-2024. Diantara program kerja yang sudah dilaksanakan seperti penggalangan dana untuk Palestina, Secomp, serta lomba internal antar mahasiswa Ekos UMM. (humas ekos umm/don)
Webinar Diseminasi Hasil Riset ” Digitalisasi Ekonomi dan Sustainable Development Goals dalam Prespektif Ekonomi Islam”

Jumat, 7 Juni 2024, Prodi ekonomi Syariah UMM mengadakan acara Webinar Diseminasi Hasil Riset ” Digitalisasi Ekonomi dan sustainable Development Goals dalam Prespektif Ekonomi Islam”. Acara dibuka dengan Prof. Dr. Khozin, M.Si selaku Dekan Fakultas Agama Islam. Selanjutnya acara dipimpin oleh Ibu Sri Cahyaning Umi Salama, S.E.I., M.Si. selaku Moderator. Acara mulai memasuki acara inti yaitu diisi oleh beberapa pembicara terkait acara ini. Pembicara pertama oleh Pak Adib Susilo, S.H.I., M.S.I beliau Dosen Program Studi Ekonomi Islam fakultas Ekonomi & Muammalat, Universitas Darussalam Gontor. Pembicara kedua, oleh Bapak Satria Utama, S.E.I., M.E.I. beliau Dosen Program Studi ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Selanjutnya pembicara terakhir oleh Bapak Dr. Rahmad Hakim, SH.I., M.MA. beliau Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang. Para peserta sangat antusiasmengikuti acara ini, diharapkan dengan adanya acara ini para peserta dan mahasiswa khususnya prodi ekonomi syariah UMM mendapatkan wawasan baru dan dengan acara ini memberikan manfaat bagi masyarakat, aamiin. (ANM)
Matkul Prodi Ekonomi Syariah UMM Unggul, Support Karir Amalia di BSI Pasuruan

Amalia Makrifatus Solicha, SE., disapa Amalia alumni Prodi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyebutkan salah satu kunci sukses karir di Bank syariah Indonesia (BSI) KC Pasuruan Sudirman adalah matakuliahyang dulu dipelajarinya sjak masuk di Ekos UMM tahun 2014 hingga lulus tahun 2018. Amalia mengatakan karir BSI Cabang Pasuruan ini, di bagian Micro Business Representative yang bertugas menganalisa UMKM binaan BSI. Menariknya sejak meniti karir di BSI, sebagian besar mata kuliah Ekos UMM related di implementasikan dalamdunia kerja khususnya BSI dimana bank berbasis syariah. Diantara matakuliah fiqih muammalah yang membahas akad syariah. Nah ketika bekerja terasa sekali matkul ini bisa digunakan untuk menganalisa apakah muammalah atau perdagangan yang dilakukan sesuai syariat atau tidak. Matakuliah Perbankan Syariah, ada juga Akuntansi Syariah dan Analisa Keuangan Syariah. Dari pengalaman ini, Amalia mempunyai kesan kuliah di Prodi Ekos UMM sangat unggul. Sebab mahasiswa didampingi dosen dengan professional sesuai kepakarannya. Fasiltasnya lab ekos dan praktikum lengkap, serta mempunya jaringan mitra di berbagai bidang khusunya perbankan syariah. (humas ekosumm/don)
Simak Cerita Haziz Alumni Mahasiswa ekonomi Syariah UMM Menjadi Peserta World Water Forum

Menjadi delegasi dalam salah satu forum lintas batas terbesar di dunia, Haziz Hidayat menghadiri World Water Forum (WWF) ke-10 yang diselenggarakan di Bali (3/6). Haziz, begitu disapa, lulusan Prodi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (Ekos UMM), diberikan amanah untuk menghadiri forum akbar tersebut. manah tersebut datang dari sepak terjangnya dalam beberapa kegiatan yang berkaitan dengan SDG’s. Haziz mengaku sudah mengikuti banyak sekali event nasional maupun global seperti Values 20 part of G-20 di Nusa Dua, Bali (2022), Simulasi Sidang PBB bersama 20 Negara lainnya, Asean Youth Summit di Jakarta (2023), dan masih banyak lagi. Sehingga kali ini Haziz kembali hadir untuk memperdalam wawasan tanpa biaya (Fully Funded). Bersama dengan kurang lebih 32.000 peserta dari sekitar 162 negara hadir dalam WWF. Haziz menyebutkan, selama enam hari (18-25 Mei) melaksanakan dua kegiatan yang terbagi menjadi dua yaitu formal dan non-formal. Pada kegiatan formal atau resmi dihadiri oleh Presiden Jokowi bersama dengan para petinggi negara lain, Menteri-menteri, serta NGO yang memiliki fokus serupa. Selain itu juga diadakan sesi diskusi pararel yang seluruh peserta terbagi dalam 52 ruang untuk membahas isu yang beragam tentang air. “Saya lebih sering dilibatkan dalam diskusi di Youth Engagement atau lebih kepada keterlibatan kaum muda. Kita membicarakan bersama mengenai bagaimana mendorong pemuda atau mahasiswa untuk mencapai target air global,” kata Haziz. Selanjutnya juga ada kegiatan non-formal, masing-masing dari peserta mendapat studi kasus untuk melakukan analisis sosial atas permasalahan air. Haziz menceritakan pada beberapa kesempatan dilakukan field trip atau kunjungan lapang ke beberapa kawasan Bali seperti Pantai Seminyak dan wilayah Gunung Batur. Selain menikmati pemandangan para peserta juga mempelajari tentang sistem pengairan dan budaya setempat (water and culture). Tanpa tangan kosong, selama mengikuti WWF Haziz turut menyampaikan tiga ide yang dibawa dalam setiap kesempatan. Pertama adalah Menggagas dibentuknya Komite Air Nasional oleh pemerintah yang secara khusus membahas isu air. Kedua adalah pada skala universitas perlu dibuat Center of Excellent dalam bidang air. Sedangkan yang ketiga yaitu bagaimana keterlibatan pemuda kolaborasi dalam lingkup internasional dalam sama-sama menyukseskan dalam isu-isu air. “Kita memiliki tanggung jawab bersama atas keutuhan dan keberlanjutan planet ini. No Water No Life.” Pungkas Haziz, Chairman of Youth SDG’s Center. (reporter: hamara)
Masyaallah, Hafizh Mahasiswa Ekonomi Syariah UMM Punya Platform “Siyasa” Tanpa Riba

Prestasi mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (Ekos UMM) memang patut diacungi jempol kesuksesan. Salah satunya Al Hafizh Muhammad Fauzy mahasiswa semester akhir ini bersama beberapa temannya membuat platform Siyasa. Siyasa? Ya, platform Siyasa kata Hafizh -begitu Al Hafizh Muhammad Fauzy disapa- adalah platform untuk pembiayaan proyek pemerintah, yang dibuat bersama lima orang temannya lintas universitas. Mereka adalah Amira Hana (Universitas Indonesia), Nethania Khalisa (Universitas Indonesia), Lingga Erlambang (Universitas Indonesia Brawijaya), Ismu Alfi (Itenas), dan Muhammad Saputro (Universitas Muhammadiyah Yogjakarta). Secara umum platform Siyasa ini dijelaskan Hafizh, bagi vendor yang menang proyek pemerintah namun butuh modal finansial untuk mengerjakan proyek tersebut bisa menghubungi platform Siyasa ini. Nah oleh Siyasa para vendor ini akan dipertemukan dengan pemilik modal atau Lembaga keuangan. Siyasa hanya sebagai platform untuk menghubungkan antara vendor dengan Lembaga keuangan. Yang membedakan Siyasa dengan lembaga keuangan pada umumnya diantaranya tidak ada bunga, system yang digunakan bagi hasil sesuai syariah Islam, tidak ada agunan (jaminan), pembayaran dilakukan per termin (pembayaran mengikuti tanggal di SPK). Saat ini, kata Hafizh, sejak Januari 2024 hingga Mei 2024 tercatat sekitar 250 perusahaan yang sudah terdaftar di e-katalog atau yang sudah atau belum memiliki SPK. Sementara ini wilayah jangkauan Siyasa masih wilayah Jabar dan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). (humas ekos umm/don)
Siti Rahmani Mahasiswa Ekonomi Syariah UMM, Raih IPK Tertinggi Pada Yudisium FAI

Alhamdulillah mahasiswa ekonomi syariah angkatan 2020, Siti Rahmani menjadi mahasiswa mendapatkan nilai tertinggi di FAI saat acara Yudisium. Simak lebih lanjut info terkait pada link di bawah ini. (ANM) Link: Klik Disini
Tingkatkan Skill-Kompetensi Mahasiswa, Prodi Ekonomi Syariah UMM Gandeng Dua Bank Syariah

Meningkatkan Skill kompetensi Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah UMM gandeng dua bank syariah. Dua bank syariah tersebut adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BPRS Artha Sinar Sejahtera Syariah (ASSS). Info lebih lanjut bisa diakses link pada di bawah ini. (ANM) Link: Klik Disini