Webinar IAEI-UMM Series: Strategi Menjadi Investor di Masa Pandemi

Malang – Jum’at (27/08/21) Komisariat IAEI-UMM mengadakan Webinar IAEI-UMM Series. Webinar ini merupakan salah satu bentuk program kerja sama antara Prodi Ekonomi Syariah UMM dengan IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Syariah), yang mana program webinar ini akan diadakan rutin bulanan. Webinar kali ini bertemakan “Strategi Menjadi Investor di Masa Pandemi”. Saat ini banyak investor pemula yang datang dari generasi millennial, akan tetapi masih terdapat beberapa yang melakukan pembelian saham tanpa mengetahui ilmu dasarnya untuk berinvestasi yang baik dan benar. Webinar ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan bagi para investor pemula, dimana membahas tips dan trik strategi menjadi investor di masa pandemi serta mendatangkan pembicara yang ahli dan berpengalaman dalam berinvestasi. Dalam acara webinar investasi ini mendatangkan 2 pembicara. Pembicara pertama, Bapak Bambang Tutuko, S.E., M.M., CFP Dosen Ekonomi Syariah Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) selain menjadi dosen beliau banyak mempunyai pengalaman kerja dan sertifikasi profesi mengenai Financial Planner. Narasumber memaparkan mengenai Why you should learn to trade: (1) You have no boss (2) Paid based on performance (3) Unlimited earning potential (4) You can start small (5) Spend minimal time each day (6) You can’t get laid off (7) you can take days off whenever you want. Terdapat 3 langkah mudah nabung saham: (1) Buka rekening efek di perusahaan sekuritas (2) Sisihkan dana secara rutin (3) Beli saham untuk investasi. Narasumber juga menjelaskan mengenai landasan fatwa transaksi saham syariah yang mengacu pada Fatwa DSN MUI No. 80 tentang penerapan prinsip syariah dalam mekanisme perdagangan Efek bersifat ekuitas di pasar regular bursa Efek. Pembicara kedua, Fadilla Muhammad Mahdi, M.Si. Dosen Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang selain menjadi dosen beliau juga praktisi investasi saham. Beliau menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menjadi investor: (1) Jangan latah, pahami tujuan berinvestasi (2) Pahami risiko dan sesuaikan dengan profil risiko (3) Sumber dana berasal dari dana idle (dana menganggur) (4) Berinvestasi melalui Lembaga yang terdaftar di OJK (5) Punya cukup informasi terhadap produk (6) Orientasi investasi untuk jangka panjang (7) Tetapkan batasan investasi (paham kapan jual dan beli) (8) Don’t put your egg into one basket. Selain itu beliau juga menjelaskan mengenai financial proportion: 40% (Biaya Hidup); 30% (Angsuran); 20% (Investasi); dan 10% (Jaga-jaga). Terakhir, beliau memberi 3 panduan tentang investasi di saham Syariah: Lihat Emiten pada Daftar Efek syariah OJK, Tentukan tujuan investasi dan Untuk Pemula, beli saham yang ter indeks JII. Diadakan acara webinar mengenai strategi menjadi investor ini diharapkan para peserta webinar mendapatkan wawasan baru mengenai investasi. Sehingga diharapkan ke depannya sebelum berinvestasi sudah memiliki ilmu dasar dalam berinvestasi. (/MLTN) PPT Pemateri dapat diunduh pada tautan berikut; PEMATERI 1 & PEMATERI 2 Bagi para peserta yang mengikuti webinar, e-sertifikat dapat diunduh di SINI  

WEBINAR PEMASARAN: BERKAH OPTIMAL DAN PROFIT MAKSIMAL DI MASA PANDEMI

Malang – Rabu (04/08/21) Fakultas Agama Islam Prodi Ekonomi Syariah mengadakan Webinar Pemasaran “Berkah Optimal dan Profit maksimal di Masa Pandemi”. Pada masa pandemi masyarakat harus terbiasa dan berinovasi dalam melakukan kegiatan aktifitas yang serba online, dengan adanya media digital / online masyarakat terasa terbantu dan dapat mengurangi mobilitas di masyarakat. Adanya webinar pemasaran ini adalah upaya untuk memberikan insight baru untuk mendapatkan pendapatan yang optimal serta profit maksimal di masa pandemi. Dalam acara webinar pemasaran ini mendatangkan 2 pembicara yang ahli dalam bidangnya. Pak Sudarmawan Samidi, Analis Kebijakan Divisi Pengembangan SDM Ekonomi Syariah, ME KNEKS sebagai pemateri utama. Beliau memaparkan mengenai Perilaku Konsumen dan Peluang Usaha di Masa Pandemi, terdapat 5 point penting yang dibahas: 1) Perkembangan COVID-19 dan Kondisi Ekonomi Makro 2) Pola Investasi Masyarakat Selama Pandemi 3) Pergeseran Industri Selama Pandemi 4) Perilaku Konsumen di Era New Normal 5) Peluang Usaha di Era New Normal. Ancaman disrupsi itu nyata: Digital disruption, Millenials disruption, dan Leasure disruption. Pak Ahmad Madani, Ketua DPD Asosiasi Komunitas Profesi Sales Indonesia DKI Jakarta; Bendahara Umum Asosiasi Guru Marketing Indonesia; Direktur Pratama Edukasi Sales School & PT Surya Pratama Wibawa sebagai pemateri kedua. Beliau memaparkan Manusia adalah makhluk yang memiliki kemampuan untuk mencerna informasi jauh lebih kompleks dibanding makhluk lain. Salah satu bentuk dari informasi tersebut adalah informasi berbentuk visual. Informasi yang paling dominan dicerna oleh manusia. Manfaat social media marketing, yaitu; 1) Hemat biaya 2) Efektif & Efisien 3) Meningkatkan Brand Awereness 4) Memperluas pangsa pasar bisnis 5) Komunikasi yang lebih mudah kekonsumen 6) Membagi informasi terbaru dengan cepat. Dengan diadakan acara webinar pemasaran melalui virtual ini, diharapkan para peserta memiliki tambahan pengetahuan cara meningkatkan omset dan cara menghadapi perubahan lifestyle dimasa pandemi. (/MLTN)

Mahasiswa Ekonomi Syariah UMM Juarai Kompetisi Opini Tingkat Nasional

MALANG — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil mengharumkan nama kampus di lomba penulisan opini. Perlombaan tingkat nasional ini diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasisiwa (BEM) UMM dalam event University Opinion Writing Competition yang diselenggarakan secara daring pada Mei 2021. Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah UMM, Aldi Bintang Hanafiah,  meraih juara dua pada kompetisi tersebut.  Pada gelaran ini, Aldi mengikutsertakan opini karangannya yang berjudul “Pendidikan Era Pandemi: Melangkah di Tengah Krisis”. Tulisannya membahas tentang gambaran pendidikan Indonesia dan dunia yang umumnya berdampak pada anak-anak. Berdasarkan data UNESCO, 1,5 miliar anak harus mengikuti pendidikan secara daring. Sementara di Indonesia ada sekitar 60 juta anak yang terdampak. Aldi juga memberikan kritik atas kurangnya pemerataan fasilitas pendidikan di Nusantara. Menurut dia, pendidikan daring menghasilkan lulusan atau pendidikan yang berbeda dengan bersistem luring sebelum pandemi. Sebab itu, perlu adanya evaluasi efektivitas pembelajaran daring yang telah dan sedang dilakukan. “Saya juga masyarakat serta pemerintah bersama-sama memenuhi kebutuhan akses media dan juga jaringan yang dibutuhkan untuk memperoleh pendidikan,” kata Aldi, Rabu (2/6). Dalam opininya, mahasiswa kelahiran Lampung ini memberikan tiga solusi. Pertama, pembangunan akses media yang merata mengingat situasi pandemi masih belum ada jalan terang. Selanjutnya, peran guru harus memiliki kompetensi literasi khususnya dalam dunia digital. Terakhir, lembaga pendidikan juga dituntut untuk  membuat kurikulum yang interaktif dan inovatif serta dapat menumbuhkan perkembangan peserta didik. “Tiga solusi itu saya tawarkan agar pendidikan Indonesia tidak stuck dan berhenti pada kebijakan pendidikan online saja,” ujarnya. Selama menulis opini, Aldi mengaku sempat mengalami hambatan terkait data pendukung. Ia juga kesulitan menentukan sudut pandang yang menarik, hingga menyempatkan waktu menulis. Meskipun demikian, dia sanggup menyelesaikan opini ini dalam waktu satu pekan. “Tentunya dukungan dari kawan-kawan dan para guru membuat saya bersemangat menggarap opini ini,” jelasnya. Aldi berharap setelah menjuarai lomba opini bisa lebih meningkatkan kemampuan menulis dan analisis. Sebab, secara umum opini bisa memberikan alternatif bagi lembaga pendidikan Indonesia. Oleh karena itu, dia berharap teman-teman lain bisa termotivasi dan akhirnya memberikan karya serta kontribusi. Sumber: https://republika.co.id/berita/qu48l3399/mahasiswa-umm-juara-kompetisi-opini-tingkat-nasional

Di Masa Pandemi, Prodi Ekonomi Syariah UMM diberkahi dengan dua dosen berstatus Asisten Ahli

Malang – Di tengah suasana Pandemi covid-19, prodi Ekonomi Syariah tidak berhenti melakukan peningkatan kinerja pembelajarannya. Salah satunya ialah dengan melakukan peningkatan profesionalitas dosen pada tingkat jabatan fungsional dari Tenaga Pengajar (TP) ke Asisten Ahli (AA). Rasa syukur yang sangat mendalam kepada Allah SWT, dengan ini prodi Ekonomi Syariah mengalami peningkatan jabatan fungsional AA sebanyak dua orang, yaitu Fadilla Muhammad Mahdi, S.E., M.Si. dan Arif Luqman Hakim, S.E.I., M.E. Prodi Ekonomi Syariah yang mana sebelumnya mempunyai dosen memiliki susunan empat dosen berstatus AA menjadi enam dosen. Peningkatan jumlah AA, dalam hal ini selain berkonstribusi kepada prodi juga berkontribusi terhadap Fakultas Agama Islam (FAI). Prof. Tobroni, selaku dekan merasa bersyukur dengan peningkatan jumlah dosen Asisten Ahli. Ia berharap agar seluruh dosen yang telah memiliki jabatan fungsional AA saat ini, 10 tahun ke depan sudah menjadi Guru Besar. Sehingga profesionalitas dosen FAI tetap terjaga dan unggul. (/fmm)

Wisuda Mahasiswa Ekonomi Syariah UMM Periode III Tahun 2020

Malang – Senin (19/10/20) UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) tengah melaksanakan wisuda bagi para mahasiswa akhir yang telah rampung dalam Tugas Akhirnya. Wisuda kali ini tergolong unik berbeda dengan wisuda yang telah dilakukan oleh kampus-kampus lainnya. Di masa pandemi covid-19 yang tengah melanda Indonesia. UMM melaksanakan wisuda denga metode luring (luar daring), yakni para wisudawan datang ke kampus untuk melaksanakan wisuda. Ini berbeda dengan kampus lain yang mengadakan wisuda via daring (dalam jaringan/online). Wisuda kali ini merupakan wisuda periode III pada tahun 2020. Hal menarik lainnya dari wisuda luring ini, yakni dilakukan dalam 6 hari. Setiap hari sekitar 200 mahasiswa diwisuda. Sehingga pada wisuda periode III kali ini UMM telah mewisudakan sekitar 1200 mahasiswanya. Pada wisuda periode III ini. Prodi Ekonomi Syariah telah meluluskan 6 Mahasiswanya. Antara lain seperti yang dilampirkan pada tabel di bawah ini: No. Photo Nama IPK Konsentrasi Judul Skripsi 1. Cyntia Tirta Lestari 3.90 Akuntansi Syariah Pengaruh Inflasi, PDRB, dan UMR Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Batu Periode 2004-2018 2. Erik Suhendra 3.80 Akuntansi Syariah Memaknai Kinerja Keuangan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) (Studi Pada LAZ Kota Malang) 3. Arizqi Intan Ramadhanty 3.79 Perbankan Syariah Pengaruh Pembiayaan Mudharabah, Musyarakah, dan Murabahah Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Periode 2015-2019 4. Dewi Arum Masitho 3.66 Ekonomi Syariah Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah pada Bank Umum Syariah di Indonesia tahun 2015-2019 5. Erwin Mudhotul Halimah 3.63 Perbankan Syariah Pengaruh Pemberian Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank Syariah Mandiri KC Malang 6. Niki Radiatul Islamy 3.55 Ekonomi Syariah Pengaruh Kualitas Pelayanan Karyawan Frontliner Bank Syariah Terhadap Kepuasan Nasabah (Studi di Bank BTN Syariah Cabang Malang)

Pembekalan PKN (Praktik Kerja Nyata) Online Prodi Ekonomi Syariah

  Malang – Kebutuhan akan pembelajaran yang diiringi praktik langsung di dunia nyata sangat dibutuhkan oleh para pembelajar sepanjang waktu. LPES (Laboratorium Pengembangan Ekonomi Syariah) mengadakan Pembekalan PKN (Praktik Kerja Nyata) untuk para mahasiswanya pada hari Kamis (23/07/20). Namun pembekalan kala ini dilaksanakan dengan cara daring (dalam jaringan) dikarenakan permasalahan pandemi covid-19.   Pembekalan ini disajikan dengan dua sesi. Sesi pertama untuk penjelasan mengenai teknis serta perihal aktivitas PKN selama di institusi. Sesi kedua untuk pemaparan mengenai teknis pelaporan PKN. Sesi pertama diisi oleh Mochamad Novi Rifa’i, M.A., M.E selaku kepala Laboratorium sedangan sesi kedua diisi oleh Arif Luqman Hakim, S.E.I., M.E.   Sesi pertama pak Rifa’i menjelaskan bagaimana teknis yang harus dilalui ketika memulai PKN. Mulai dari pembuatan proposal yang proporsonial sesua dengan kosentrasi masing-masing peserta. Kemudian teknis di tempat, bagaimana memulai perkenalan sampai menguasai bidang yang diberikan. Untuk sesi kedua dipaparkan mengenai bagaimana pelaporan yang tepat sesuai dengan sistematika pada LPES.   Pelaporan bagi para peserta PKN dibagi dua bentuk, laporan kegiatan yang bersifat kelompok dan laporan observasi yang bersifat individu. Diharapkan dengan adanya pembekalan via daring ini dapat mempermudah para mahasiswa yang tetap menjaga diri dari kerumunan di tempat tinggal masing-masing. Serta tetap berjalannya kegiatan kampus meskipun di masa pandemi, the show must go on. (/lq)

Pembimbingan Pengisian KRS Online Semester Ganjil 2020/2021 Prodi Ekonomi Syariah

Malang – Selasa (21/07/20) Prodi Ekonomi Syariah UMM melakukan Pembimbingan Pengisian KRS Online/Daring (dalam jaringan). Pengisian KRS via daring ini juga merupakan salah satu strategi Universitas Muhammadiyah Malang untuk menghadapi pandemi covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia saat ini. Oleh karena itu Prodi Ekonomi Syariah mengambil langkah awal menyambut kebijakan tersebut dengan melakukan pembimbingan kepada para mahasiswanya. Peserta pada pendampingan kali ini terdiri dari berapa angkatan mahasiswa prodi ekonomi syariah, yakni angkatan 2019 di semester 3, angkatan 2018 di semester 5, dan angkatan 2017 di semester 7. Pembimbingan Pengisian KRS online ini dipaparkan oleh Dr. (c) Muslikhati, M.E. Ia memaparkan bahwa mahasiswa ekos (ekonomi syariah) harus mulai menata mata kuliah yang akan diambil. Untuk semester 5 agar mengambil KRS yang sesuai dengan kosentrasi yang dipilih. Hal ini agar tidak salah dalam mengambil mata kuliah kosentrasi, dikarenakan mata kuliah kosentrasi merupakan mata kuliah wajib. Adapun mahasiswa semester 7 jangan sampai mengambil mata kuliah di luar kosentrasi, bila ia mengambil mata kuliah di luar kosentrasi, maka mahasiswa tersebut tetap harus mengambil mata kuliah wajibnya. Hal itu akan cukup menguras waktu dan tenaga, dikarenakan mahasiswa semester 7 sudah dihadapkan oleh PKN (Praktik Kerja Nyata) dan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Pada pengambilan KRS ini dosen wali juga mempunyai peran yang sangat penting. Hal itu juga dilontarkan oleh bu Muslikhati dikarenakan mahasiswa yang cukup banyak tidak akan mampu bilamana dibimbing oleh satu atau dua dosen saja. Sehingga diharapkan para mahasiswa mampu mengoptimalkan diskusi serta bimbingannya kepada para dosen wali mereka masing-masing. (/lq)        

Pendidikan dan Pelatihan “Pendampingan Izin Usaha & Pengurusan Sertifikat Halal”

Malang – Sabtu (07/03/20) Laboratorium Pengembangan Ekonomi Syariah mengadakan diklat (pendidikan & pelatihan) pendampingan Izin Usaha dan Pengurusan Sertifikat Halal. Keinginan berwirausaha mahasiswa sudah terlatih sejak menempuh mata kuliah kewirausahaan. Adanya diklat ini ialah upaya prodi ekonomi syariah dengan pelaksana dari LPES (Laboratorium Pengembangan Ekonomi Syariah) untuk terus mengasah keterampilan mahasiswa agar terampil berwirausaha. Berdasarkan survey yang diperoleh, ternyata banyak dari alumni prodi ekonomi syariah yang memilih berwirausaha sebagai jalan dakwah dan kemandirian. Sebagai upaya dalam pendalaman kemampauan, LPES mendatangkan Kepala Departemen Pemberdayaan Masyarakat Forum Gerakan Ekonomi Syariah, bapak Zainul Abidin sebagai pemateri utama. Ia memaparkan secara lugas mengenai bagaimana kiat-kiat menjadi wirausahawan yang sukses. menurutnya terdapat karateristik utama bagi wirausahawan agar bisa sukse, yaitu; 1) Punya cita-cita yang kuat. 2) Tidak pernah takut gagal, dan 3) Berani keluar dari zona nyaman. Dengan pelatihan dan pendidikan ini, diharapkan para peserta memiliki tambahan amunisi untuk bergiat wirausaha saat ini dan ketika lulus kuliah kelak.