Malang, 19 Mei 2025 – Dalam menghadapi derasnya arus perkembangan teknologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis kembali menghadirkan sebuah kegiatan inspiratif melalui Guest Lecture bertema “Transformasi Bisnis Digital: Inovasi dan Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0”. Acara ini sukses diselenggarakan, dengan menghadirkan pembicara kompeten di bidangnya, Tri Turturi Farah Meswari, MBA, seorang praktisi sekaligus akademisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia bisnis digital.

Dalam pemaparannya, Tri Turturi Farah Meswari membahas bagaimana revolusi industri 4.0 telah mengubah lanskap bisnis secara signifikan, mulai dari sistem produksi, distribusi, hingga cara perusahaan berinteraksi dengan konsumennya. Beliau menekankan pentingnya inovasi digital sebagai kunci untuk bertahan dan tumbuh di tengah era disrupsi ini.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak bagi pelaku usaha di era ini,” ungkapnya dengan tegas. Ia juga membagikan berbagai studi kasus nyata, mulai dari transformasi e-commerce, penggunaan big data, artificial intelligence, hingga tantangan dalam mengelola keamanan siber dan SDM digital. Contoh perusahaan Starbucks  yang memiliki AI yang bisa disebut DeepBrew – Sistem AI Internal Starbucks. Salah satu mahasiswa yang bernama Athar Didan juga menanggapi terkait hal ini yaitu “Ini sebuah inovasi baru yang untuk di era Digital Business Transformation” ujarnya.

Para peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan pelaku industri menyambut antusias sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Diskusi hangat berlangsung mengenai strategi menghadapi tantangan teknologi dan bagaimana membangun model bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan dan mendorong semangat inovatif mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja, sekaligus membekali mereka dengan perspektif baru dalam menghadapi era industri 4.0.

Dengan terselenggaranya acara ini, Fakultas Ekonomi Syariah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dan berdampak, guna mencetak generasi profesional yang adaptif, kreatif, dan siap bersaing secara global. (Humas Ekos/NS)