Workshop Supervisor Muda BPRS

Malang – Sabtu (29/10/22), Prodi Ekonomi Syariah mengadakan Workshop Supervisor Muda BPRS. Workshop ini diadakan guna menambah wawasan mahasiswa akhir, yakni mahasiswa ekonomi syariah semester tujuh agar nantinya selepas lulus tidak perlu “meraba-raba” tentang apa itu Lembaga keuangan, terutama Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Sambutan kaprodi ekonomi syariah mengawali kegiatan workshop ini. Rahmad Hakim selaku ketua program studi memaparkan bahwa mahasiswa Ketika lulus nanti perlu mematangkan sikap, pengetahuan, dan kemampuan atau skill. Workshop ini merupakan salah satu cara mengasah kemampuan teori mata kuliah ke dalam praktik dunia kerja. Selain itu nantinya lulusan ekonomi syariah memiliki kelebihan dari lulusan kampus lain, yakni mendapatkan sertifikat kompetensi yang mana tidak semua kampus memilikinya. Sertifikat inilah bukti akan kemampuan mahasiswa akan bidang yang ditekuni. Kemudia ia menjelaskan bahwa, ujian kompetensi yang akan diadakan nantinya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana tahun-tahun sebelumnya ujian kompetensi diadakan Ketika mahasiswa telah menyelesaikan skripsi. Namun pada tahun ini, ujian kompetensi akan diadakan pada penghujung semester tujuh nanti. Workshop berlanjut pada acara inti, yakni pemaparan materi dari bapak Aep Saepudin selaku direktur BPRS Rinjadi Batu. BPRS Rinjani Batu merupakan BPRS terbaik se Jawa Timur lantaran mampu melewati masa kritis dan mampu bersaing dengan BPRS-BPRS lainnya. Pak Aep bahwa sebagai supervisor di suatu LKS terutama Ketika menjadi pimpinan mampu menguasai kareteristik-karateristik utama, yaitu Kuat dan Amanah. Kuat ialah seorang pemimpin yang mempunyai kapabilitas, kecerdasan, dan kemampuan melaksanakan tugas. Amanah merupakan kredibilitas dan kemampuan mengendalikan diri serta kemampuan untuk bersegera melaksanakan tugas yang sempurna. Dua kareteristik inilah nantinya yang akan membawa LKS tetap pada jalur syariah dan tidak menyimpang sehingga para pimpinan tidak akan melakukan “fraud”. Ia menegaskan juga bahwa LKS sering kali mati suri bahwan tutup apabila para pimpinan tidak Amanah dalam menjalankan tugas utamanya.

Yudisium Angkatan 105 Periode III Tahun 2022 Prodi Ekonomi Syariah UMM

Malang – Selasa (06/09/22) Prodi Ekonomi Syariah (EKOS) Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan Yudisum bagi calon wisudawan Angkatan 105 Periode III tahun 2022. Pada yudisium kali ini bapak Khozin selaku dekan Fakultas Agama Islam (FAI) memberikan sambutan dengan menekankan kepada tiga kompetensi yang harus dimiliki bagi calon wisudawan untuk menghadapi dunia luar kelak. Pertama dan kedua yakni, kompetensi moral dan kompetensi spiritual. Moral dan spiritual ini nanti akan tampak pada aktifitas keseharian dalam hal ibadah apakah hanya sekedar rutinitas, kebutuhan, atau hanya sekedar menggugurkan kewajiban. Hal ketiga ialah kompetensi pada sifat sosial, ini nanti akan tampak Ketika bermuamalah dengan masyarakat sekitar. Bapak khozin menegaskan agar para lulusan selain mempunyai kompetensi-kompetensi di atas juga supaya memiliki kompetensi knowledge, yakni memiliki kemampuan penguasaan pada bidang masing-masing. Serta dilengkapi dengan ketrampilan khusus dan umum. Khusus pada kemampuan yang Nampak pada diri tiap individu. Ketrampilan umum yakni hal-hal yang semua orangn harus punya pada era distrupsi digital ini, seperti bidang IT, Sosmed, dll. Yudisium kali ini, prodi EKOS meluluskan 37 calon wisudawan, dalam hal ini EKOS menduduki peringkat pertama dalam jumlah lulusan di Fakultas Agama Islam diikuti oleh PAI sejumlah 32 calon wisudawan, PBA 24 orang, dan HKI 16 orang. Lulusan prodi Ekonomi Syariah UMM berjumlah 37 orang ini dengan rincian 20 orang calon wisudawan dan 17 calon wisudawati. Lulusan terbaik Prodi pada Angkatan 105 periode III ini pada posisi pertama diraih oleh Sunanda Octaviani dengan peroleh IPK sebesar 3.92, diringi selanjutnya pada posisi kedua oleh Tasya Farelia & Dista Tri Lestari keduanya memperoleh IPK 3.83, serta pada posisi ketiga diisi oleh Safinatun Najah dengan IPK 3.82. Lulusan-lulusan prodi Ekonomi Syariah antara lain sebagai berikut; No. Nama Lulusan IPK Judul Skripsi 01 Sunanda Octaviani, S.E. 3.92 Tujuan Pelaksanaan Akad pada Program Tabungan Zam-Zam Prespektif Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (Studi Kasus pada Bank Panin Cabang Malang) 02 Tasya Farelia, S.E. 3.83 Analisis Perbandingan Kesejahteraan Mustahik Berdasarkan Model Cibest Sebelum dan Sesudah Menerima Zakat Berkelanjutan (Studi Kasus pada BAZNAS Kab. Malang) 03 Dista Tri Lestari, S.E. 3.83 Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non-Performing Financing (NPF) terhadap Profitabilitas (ROA) (Studi pada PT. Bank Muamalat Periode 2009 – 2021) 04 Safinatun Najah, S.E. 3.82 Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Pembiayaan Mudharabah, dan Pembiayaan Musyarakah terhadap Sisa Hasil Usaha Koperasi Agro Niaga Indonesia (KANINDO) Syariah Jawa Timur 05 Riska Ayu Dwi Ardila, S.E. 3.79 Pengaruh Rasio CAMEL terhadap Tingkat Profitabilitas (ROA) pada Bank Umum Syariah Periode 2012 – 2021 06 Nurul Qomariyah, S.E. 3.78 Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Non-Performing Financing to Deposit Ratio, dan Capital Adequacy Ratio terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2012 – 2021 07 Mutia Amanda, S.E. 3.77 Analisis Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Penerimaan Kas Dana ZIS pada Lazismu Kab. Malang 08 Hilal Gibran Mohsal, S.E. 3.77 Implementasi Bauran Pemasaran Syariah pada Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Asakota 09 Nur Laili Ayunda Safitri, S.E. 3.67 Penerapan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) dalam Meningkatkan Penjualan (Studi pada Café O/R Traffic Kabupaten Malang) 10 Lili Nurdiyah, S.E. 3.65 Implementasi Akad Syirkah guna Meningkatkan Rentabilitas pada Usaha Peternakan Kambing BBF (Bumi Berkah Farm) 11 Alqomatul Lailiyah, S.E. 3.64 Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Menyimpan Dana di Baitul Maal Wat Tmwil Mandiri Sejahtera Jawa Timur 12 Muhammad Hilman Salsabila, S.E. 3.63 Peranan Etika Bisnis Pedagang Muslim Perspektif Abdurrahman bin Auf Modifikasi (Studi Kasus Kampung Sasirangan di Banjarmasin) 13 Usamah bin Abdul Jalil, S.E. 3.60 Analisis Kelayakan Nasabah pada Pembiayaan akad Line Facility Musyarakah (Studi Kasus pada Panin Dubai Syariah Bank tbk., Kota Malang) 14 Arzi Prima Anindya, S.E. 3.58 Pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Kurs terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2012 – 2021 15 Amelia, S.E. 3.55 Analisis Distribusi Pendayagunaan Zakat Produktif dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mutahik Zakat (Studi Kasus pada UPZ BAZNAS PT. Pupuk Kaltim) 16 Wakhidafi Suraiya, S.E. 3.52 Strategi Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Bagi Anak Yatim Karena Dampak Covid-19 (Studi Kasus BAZNAS Kota Malang) 17 Agung Bagaskoro, S.E. 3.52 Efektifitas dan Kontribusi Pajak Hotel, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, dan Pajak Air Bawah Tanah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2017 – 2019 18 Mochammad Yustian Juliansyah, S.E. 3.52 Strategi Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bumi Rinjani Batu 19 Nadilia Yuni Marta, S.E. 3.50 Pengaruh Promotion Mix terhadap Minat Nasabah Tabungan Mudharabah (TABAH) di Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Mal Wa Tamwil Nuansa Umat Sumenep 20 Ferry Ardiansyah Priyono, S.E. 3.50 Strategi Promosi Produk Halal Industri Rumahan (Home Industry) Mangathat, Kc. Karangploso, kab. Malang 21 Cellin Dianty Erica Putri, S.E. 3.49 Analisis Sistem Informasi Akuntansi dalam Pengendalian Persediaan Barang Toko Bangunan (Studi Kasus pada UD Bumi Joyo) 22 Andini Putri Ningsih Mbulu, S.E. 3.47 Peran BAZNAS Provinsi Papua dalam Menyejahterakan Masyarakat melalui Program Papua Cerdas 23 Khaerul Maulana, S.E. 3.45 Analisis Penerapan Fatwa DSN-MUI No. 108/x/DSN-MUI/2016 pada Pengelolaan Guest House Berdasarkan Prinsip Syariah (Studi Kasus di Granada Guest House Syariah Kota Malang) 24 Muhamad Rifki Gustafa, S.E. 3.43 Analisis Kinerja Industri Farmasi yang Terdaftar di ISSi dengan Pendekatan Rasio Profitabilitas Sebelum dan Sesudah Covid-19 tahun 2018 – 2021 25 Lizan Abdillah, S.E. 3.41 Analisis Kepemimpinan Profetik terhadap Kinerja Karyawan di Bank Syariah Indonesia Cabang Banyuwangi 26 Luthfi Deftendi Yusril, S.E. 3.39 Persepsi tentang Perbankan Syariah bagi Pedagang di Pasar Srimangun Kabupaten Sampang 27 Angga Satria Aji Pamungkas Poerwono, S.E. 3.39 Strategi Pemasaran Kedai Kopi dalam Meningkatkan Penjualan di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di GALDAS CAFÉ Kota malang) 28 Presma Dana Al Farozi, S.E. 3.31 Strategi BPRS dalam Penanganan Pembiayaan Bermasalah di Sektor UMKM di Masa Pandemi (Studi Kasus BPRS Bumi Rinjani Batu) 29 Muhammad Happy Zam-Zam Bani Uzaman, S.E. 3.30 Peran Marketplace Aplikasi Shopee Food dalam Peningkatan Penjualan Soto Ayam Lamongan Tlogomas Kota Malang 30 Sendy Saputri, S.E. 3.28 Analisis Preferensi Generasi Z di Kota Malang terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik (Studi pada Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang) 31 Riyan Indy Fahmy Rosyid, S.E. 3.27 Analisis Manajemen Risiko pada Pembiayaan Gadai Emas (Studi Kasus: Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bhakti Sumekar Cabang Pamekasan) 32 A. Iedar

UMM Pertahankan Akreditasi Unggul, Perkuat Kualitas Mahasiswa lewat CoE

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses pertahankan predikat sebagai kampus Unggul. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan BAN-PT No. 494/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/VIII/2022 yang turun pada Selasa (30/8) lalu. Hal ini mengokohkan reputasi Kampus Putih sebagai perguruan tinggi bereputasi nasional dan internasional. Adapun predikat ini adalah puncak tertinggi dari sistem akreditasi perguruan tinggi. Dr. Fauzan, M.Pd. Rektor UMM menegaskan bahwa akreditasi ini menjadi bentuk keseriusan UMM dalam menjalankan perguruan tinggi. Menurutnya, kehebatan dan kekuatan tidak cukup diungkapkan lewat kata, tapi harus dibuktikan melalui rekognisi, baik akreditasi maupun sertifikasi. Akreditasi juga menggambarkan kredibilitas perguruan tinggi sebagai instansi yang menyelenggarakan tri dharma. Ia bersyukur bahwa UMM senantiasa dipercaya untuk mengemban predikat kampus akreditasi Unggul. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari kerjasama seluruh elemen dan pihak yang ada di Kampus Putih. Meski begitu, Fauzan menilai bahwa akreditasi ini belum cukup. Harus ada upaya mengemban tanggung jawab, salah satunya meyakinkan masyarakat bahwa UMM memang pantas menyandang akreditasi Unggul. Tidak hanya melalui jalur verbal dan audiovisual, tetapi juga harus memastikan output dan alumni UMM mampu menjadi pribadi yang mandiri. “Maka, puluhan program Center of Excellence (CoE) yang ada di UMM memiliki peran penting untuk mewujudkan tujuan itu. Bagaimana mahasiswa mampu memiliki skill yang sesuai dengan industri sehingga bisa menjadi pribadi yang mandiri. Tidak hanya menjadi pekerja, tapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat luas,” tegasnya Kampus Putih juga senantiasa berupaya melahirkan alumni-alumni yang mandiri sekaligus diperhitungkan di tengah masyarakat. UMM tidak ingin diakuai secara formal saja, tapi juga juga diakui unggul oleh masyarakat luas berkat kontribusinya. Maka, Program UMM PASTI memiliki andil dalam tujuan ini dengan memastikan mahasiswa lulus tepat waktu, pasti mandiri dan pasti bekerja. Dengan begitu, UMM dapat berkontribusi besar dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Hal serupa juga disampaikan Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si. selaku Wakil Rektor I UMM. Menurutnya, UMM merupakan kampus yang excellent. Maka perlu adanya upaya dalam mengapresiasi, merawat serta menjaganya dengan tujuan untuk mendapatkan pengakuan pemerintah dan masyarakat. Salah satu harapannya yakni adanya peningkatan minat masyarakat akan penyelenggaraan pendidikan di Kampus Putih. Begitupun dengan bertambahnya jumlah kerjasama yang diusahakan. Bentuk dari upaya lain UMM yang bisa dilihat adalah beragam sertifikasi internasional dan puluhan CoE berbasis prodi. Menurutnya, hadirnya CoE yang bekerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) memberikan kesempatan, kepastian dan pengalaman bagi mahasiswa. CoE juga dinilai bisa semakin memperkuat capaian-capaian UMM untuk memperoleh akreditasi Unggul, baik berbasis prodi maupun institusi. “Akreditasi Unggul ini adalah salah satu tahap yang harus UMM lalui. Kampus Putih senantiasa bergerak dan melakukan langkah-langkah sistematis dan strategis untuk mendapatkan pengakuan di level lebih tinggi yakni internasional,” pungkasnya. (*wil) Sumber: https://www.umm.ac.id/id/berita/umm-pertahankan-akreditasi-unggul-perkuat-kualitas-mahasiswa-lewat-coe.html

Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi Mahasiswa Baru Ekonomi Syariah

KIP Kuliah ini adalah program bantuan pendidikan kepada siswa lulusan SMA, SMK dan sederajat dari keluarga kurang mampu, agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas atau akademi. Beasiswa KIP Kuliah merupakan program pengganti Bidikmisi yang diluncurkan pemerintah sebelumnya. Universitas Muhammadiyah Malang, salah satu Universitas swasta yang ikut membuka beasiswa tersebut. Jangan ketinggalan untuk mendaftar, dan lengkapi syarat pada lampiran dibawah :

HMPS Ekonomi Syariah UMM tingkatkan Jiwa Wirausaha dengan “Workshop Entrepreneurship”

Malang – era digitalisasi saat ini memaksa tiap orang untuk mengeluarkan segenap kemampuannya, terlebih lagi bagi mahasiswa untuk senantiasa memutar otak untuk mampu menghadapi tantangan-tantangan baru yang belum pernah dialami sebelumnya. Oleh karena itu Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah UMM mencoba mencari salah satu solusi dengan mengadakan Workhsop Kewirausahaan. Workshop ini diadakan pada hari ahad (19/06/22) dengan peserta dari seluruh mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah UMM angkatan 2019, 2020, dan 2021. Acara ini dibuka oleh bapak Imamul hakim selaku Wakil Dekan III bagian Kemahasiswaan. Ia menegaskan kepada para peserta workshop bahwa nilai IPK pada perkuliahan itu penting, namun IPK tersebut tidak bisa dinilai dan tidak sepenting dari pengetahuan dan pengelaman yang telah dilalui. Seperti halnya mata kuliah kewirausahaan yang dipelajari, itu belum sepadan dengan pengalaman yang akan dipaparkan oleh para pemateri nanti. Sehingga workshop ini sangat penting dan merupakan rangkaian dari mata kuliah kewirausahaan itu sendiri. Pemateri perama pada workshop kali ini ialah bapak Heru Oktavianto, S.Kom, M.M. ia juga merupakan widyaiswara ahli pertama pada UPT. Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Timur. Dia menerangkan bawah kewirausahaan merupakan rangkaian dari pengalaman-pengalaman dalam berbisnis. Oleh karena itu wirausahawan seharusnya mempunyai etika-etika yang harus diterapkan dalam keseharian, antara lain ialah kejujuran, bertanggung jawab, menepati janji, disiplin, taat hukum, saling membantu, dan komitmen. Ia juga mengatakan bahwa wirausahawan yang sukses dan berhasil mempunyai ciri-ciri seperti visi, misi & tujuan yang jelas, beranai mengambil risiko, kerja keras & tanggung jawab, berinovasi tiada hendti, serta selalu menjaga hubungan baik antara consumer maupun rekanan bisnis. Pemateri kedua disampaikan oleh Navil Yunus, S.E., ia merupakan pemilik CV. Fatih Media Group. Alumni ekonomi syariah UMM ini memaparkan bahwa dalam berbisnis jangan takut akan kegagalan. Namun jadikanlah kegagalan tersebut sebagai pengalaman dan evaluasi diri. Ia juga menceritakan akan kehidupan dirinya sebelum memulai bisnis di CV. Fatih Media Group ia pernah bekerja kantoran di bisnis property selama dua tahun. Rasa “shock” akan Perubahan dari kerja kantoran ke bisnis mandiri dialaminya. Dari jadwal yang sudah diatur berubah ke pencarian aktifitas jadwal mandiri. Semua itu tetap ditekuni dan dievaluasi tiap harinya. Pemilik bisnis dengan omset 100jt perbulan ini juga menyemangati para peserta mahasiswa bahwa dalam usaha mandiri (entrepreneur) ada kepuasan tersendiri yang tidak akan diperoleh pada pekerjaan kantoran. Hal tersebut yang telah ia rasakan saat ini. Selanjutnya pada pemateri ketiga sekaligus pemateri penutup dipaparkan oleh mahasiswa akhir ekonomi syariah UMM, Azharuddin Zaky T. sama dengan pemateri-pemateri sebelumnya, ia menceritakan bagaimana pengalaman yang telah ia lalui. Namun ada satu hal yang membedakan, yakni usaha ini ia lakukan ketika masih menjadi mahasiswa. Suka duka ia rasakan, seperti halnya harus mengambil keputusan antara memenuhi pesanan pelanggan dengan hadir di perkuliahan. Pemilik CV. Doa Ibu juga menuturkan bahwa semua ini ialah trade off antara suatu hal dengan hal lain. Ia juga tetap berkomitmen akan menyelesaikan status mahasiswa ini dengan tidak mengecewakan kedua orang tuanya. Pemilik bisnis krupuk ini juga menekankan akan jangan terlalu banyak main, nongkrong yang tidak bermanfaat dan menghasilkan. Serta kunci utama dalam bekerja & berbisnis tidak lain ialah ridho orang tua. Di akhir workshop para peserta dibagikan satu persatu untuk mencicipi produk dari CV. Doa Ibu. kemudian para peserta diminta untuk mengisi lembar Bussiness Plan model Canvas untuk mempertajam materi-materi yang diterima selama workshop. serta diberikan pula beberapa doorprize bagi yang aktif menjawab dan berdiskusi. (/lq)

Yudisium Angkatan 104, Prodi Ekonomi Syariah UMM Luluskan 25 Calon Sarjana

Muhammadiyah Malang mengadakan yudisium guna meluluskan para calon wisudawan & wisudawati. Yudisium ini diikuti oleh empat prodi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Agama Islam (HKI), Ekonomi Syariah (EKOS), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Kegiatan ini juga disambut oleh bapak Khozin selaku Dekan FAI. Ia menjelaskan bahwa yudisium merupakan deklarasi atas kelulusan serta berhak menyandang gelar sarjana. Ia juga menegaskan bahwa sarjana berbeda dengan kesarjanaan. Sarjana ialah padanan kata “sar” yang berarti lancar, jelas, dan indah. Sedangkan “jana” ialah bermakna manusia atau orang, yang berarti sarjana adalah orang yang pandai dan ahli di bidangnya serta mampu menjelaskan sesuatu yang rumit dengan cara sederhana yang mudah dimengerti khalayak ramai. Mantan kepala P2KK ini juga menandaskan bahwa sarjana harus bisa berfikir secara scientific (ilmiah), rasional & empiris, serta deduktif & induktif. Pada akhir sambutan dekan FAI ini juga mengharapkan agar para calon wisudawan/ti FAI-UMM mampu menjadi; 1) sarjana yang islam berkemajuan, 2) sarjana yang nyah-nyoh (ringan tangan), serta 3) sarjana yang sat-set (cepat dan tanggap). Yusidium pada angkatan 104 ini, prodi ekonomi syariah UMM meluluskan 25 mahasiswa, diantaranya 18 mahasiswi dan 7 mahasiswa. Serta lulusan/wisudawan terbaik prodi ekonomi syariah diraih oleh Dea Purnamasari, S.E., dengan IPK 3.91 dan masa studi 3.5 tahun. Adapun calon wisudawan/ti periode II tahun 2022 prodi ekonomi syariah ialah, antara lain; No. Nama Wisudawan/ti IPK Judul Skripsi 1 Dea Purnamasari, S.E. 3.91 Analisis Pengendalian Internal Atas Penerimaan Kas (Studi pada CV. mahameru Tour and Travel Blitar) 2 Yunia Dewi Rosyida, S.E. 3.90 Implementasi Prinsip 5C 7P pada Pembiayaan Refinancing Beragun Porsi Haji di Bank Panin Dubai Syariah Kota Malang 3 Aziz Imam, S.E. 3.75 Pengaruh Saham Syariah, Sukuk, dan Reksadana Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2011-2020 4 Anis Fikriyyatul Maharoh, S.E. 3.70 Analisis Dampak Relokasi Pedagang Kaki Lima di Kawasan Kabupaten Lamongan dalam Perspektif Maslahah 5 Reno Rizal Septian Sugita, S.E. 3.70 Motivasi Perilaku Konsumen dalam Pembelian Perhiasan Emas (Studi pada Konsumen Toko Perhiasan Emas di Tawangmangu Kota Malang) 6 Nur Faroh Afidah, S.E. 3.68 Strategi Sociopreneur Garda Pangan dalam Perekonomian Petani Apel dan Sawi Kota Batu 7 Arsela Nurul Aini, S.E. 3.66 Analisis Motivasi Pada Partisipan Program Shopping Charity (Studi Kasus pada Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kota Malang) 8 Jihaan Jaudah Amaliyah, S.E. 3.64 Analisis Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Dana Zakat Internal (Studi Pada Bank Umum Syariah pada Tahun 2015-2020) 9 Miftahul Chaeriyana Pusfitasari, S.E. 3.62 Strategi Penanganan Pembiayaan Kurang Lancar Selama Masa Pandemi Covid-10 (Studi Kasus pada BMT MCP Kab. Banggai) 10 Ika Nur Laili Fitri Arzakila, S.E. 3.60 Manajemen Pengendalian Mutu dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen (Studi Kasus di Rumah Makan Ayam Uleg Cak Abit) 11 Nadia Nabilah, S.E. 3.59 Peran Ekonomi Kreatif pada Peningkatan Pendapatan Pengrajin Tenun Ikat Paradila ditinjau dari perspektif Ekonoi Islam 12 Aldi Bintang Hanafiah, S.E. 3.58 Studi Komparasi Konsep Pemikiran Ekonomi Islam tentang Harta Buya Hamka dan Sayyid Qutb 13 Dwi Erlina Wulandari, S.E. 3.57 Motivasi Konsumen Muslimah Kelas menengah dalam membeli Produk Kecantikan Halal Zoya 14 Fajar Akbar Harahap, S.E. 3.57 Pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) Terhadap Harga Saham Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar pada ISSI 15 Risalatul Mu’awanah, S.E. 3.50 Perbandingan Rasio Profitabilitas dan Solvabilitas PT. Indosat Tbk sebelum dan sesudah masa pandemic covid-19 16 Aulia Qisty Beladina, S.E. 3.50 Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Lokasi, dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Batik Khas Daerah (studi pada Griya Tunjung Langit Kab. Paser) 17 Sintia Wahyu Mike Deni, S.E. 3.49 Pengaruh Current Ratio, Dept Equity, dan Return on Equity Terhadap Harga Saham (Studi pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) pada tahun 2017-2021) 18 Nadia Safitri, S.E. 3.49 Peran Zakat, Infaq, dan Shadaqoh Baznas Provinsi Sulawesi Tengah dalam Pemulihan Perekonomian para Pelaku Usaha Pasca Bencana di Kota Palu 19 Ridha Maghfirah, S.E. 3.48 Pemahaman dan Ketertarikan Mahasiswa FEB Non-Muslim tentang menabung di Bank Syariah (Studi Kasus Mahasiswa Non Musim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Kota Malang) 20 Anisa Ainun Ihza, S.E. 3.45 Analisis Pendistribusian Zakat, Infaq, Shadaqah melalui Program Pemberdayaan Ekonomi (Studi kasus pada LAZISMU Kota Pasuruan) 21 Abdur Rozaq, S.E. 3.43 Sistem Dropship pada Marketplace menurut Fatwa Dewan syariah Nasional (DSN) (Studi Kasus pada Toko Online Instagram Budak Second) 22 Ahmad Anang Faisol, S.E. 3.33 Strategi Promosi Islam pada Batik UD Aneka Pamekasan 23 Nia Faradina Rahmawati, S.E. 3.22 Analisis Kualitas Pelayanan pada Bank BCA Syariah Cabang Malang 24 Dary Fawwaz Fakhrudin, S.E. 3.14 Strategi Bauran Promosi Produk Emas Mulia (Studi pada PT. Pegadaian Syariah Cabang Landungsari) 25 Nur Dina Camelia, S.E. 3.04 Implementasi Pembiayaan Murabahah dalam Tinjauan Fatwa Nomor 04/DSN-MUI/2000 (Studi pada Bank Muamalat KC Malang) (Dea Purnamasari, S.E) (Yunia Dewi Rosyida, S.E) (Aziz Imam, S.E) (Anis Fikriyyatul Maharoh, S.E.) (Reno Rizal Septian Sugita, S.E.) (Nur Faroh Afidah, S.E.) (Arsela Nurul Aini, S.E.) (Jihaan Jaudah Amaliyah, S.E.) (Miftahul Chaeriyana Pusfitasari, S.E.) (Ika Nur Laili Fitri Arzakila, S.E.) (Nadia Nabilah, S.E.) (Aldi Bintang Hanafiah, S.E.) (Dwi Erlina Wulandari, S.E.) (Fajar Akbar Harahap, S.E.) (Risalatul Mu’awanah, S.E.) (Aulia Qisty Beladina, S.E.) (Sintia Wahyu Mike Deni, S.E.) (Nadia Safitri, S.E.) (Ridha Maghfirah, S.E.) (Anisa Ainun Ihza, S.E.) (Ahmad Anang Faisol, S.E.) (Nia Faradila Rahmawati, S.E.) (Dary Fawwaz Fakhrudin, S.E.) (Nur Dina Camelia, S.E.)

Kolokium Doktor Ekonomi Syariah UMM; “Mengupas Makna Amanah dalam Pengelolaan Zakat”

Malang – Kamis (16/06/22), Fakultas Agama Islam menggelar kolokium doktor yang bertempatkan di Aula GKB 3 Lantai VI UMM. Kolokium doktor sendiri merupakan tradisi akademik yang sudah berlangsung lama terutama di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang.   Hadir dalam kegiatan ini kurang lebih dihadiri oleh 500 peserta yang terdiri dari seluruh jajaran Dosen Fakultas Agama Islam dan juga seluruh mahasiswa FAI UMM. Selain itu turut juga mengundang peserta dari luar yaitu bapak/ibu guru Sekolah Muhammadiyah se-Malang Raya dari  tingkat SD hingga SMA.   Dalam kegiatan tersebut terdapat tiga pemateri utama, yaitu pertama bidang ilmu tafsir hukum yaitu bapak Dr. Syamsurizal Yazid, M.A. dosen prodi Hukum Keluarga Islam. Kedua, bidang ilmu Ekonomi Syariah yaitu bapak Dr. Rahmad Hakim, M.MA. Dosen prodi Ekonomi Syariah. Dan Ketiga, bidang ilmu Bahasa Arab yaitu Bapak Dr. Achmad Tito Rusady, S.S., M.Pd. Dosen prodi Pendidikan Bahasa Arab.   Secara khusus, Dr. Rahmad Hakim, yang juga merupakan ketua Program Studi Ekonomi Syariah, menyampaikan orasi ilmiahnya tentang “Makna Amanah dalam Pengelolaan Zakat Menurut Amil Zakat”. Latar belakang dari pengangkatan tema ini terkait Aspek terpenting dalam manajemen zakat yaitu amanah pengelola zakat. Namun demikian, realitas saat ini munculnya beberapa problem dalam pengelolaan dana zakat salah satunya ialah belum terkelolanya dana zakat secara amanah oleh lembaga amil zakat.   Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dalam penelitiannya, Dr Rahmad mengungkap makna amanah dari sudut pandang amil atau pengelola zakat. Berdasarkan temuan lapangan, makna amanah dapat terbagi ke dalam 5 dimensi utama, yaitu mentalitas, kapabilitas, akuntabilitas, profesional, dan tepat sasaran. Sehingga, beban tanggung jawab amil dalam mengelola zakat melingkupi lima dimensi tersebut. Hal ini menyebabkan amil perlu memiliki kompetensi yg memadai agar dapat menjaga amanah pengelolaan zakat di lembaganya masing-masing. (/fmm)  

Prodi Ekonomi Syariah UMM Upgrade ilmu Upgrade Karya melalui Workshop Penulisan Buku Ajar

Malang – Tepat setelah penyelenggaraan shalat Jumat (10/06/22), Prodi Ekonomi Syariah UMM menyelenggarakan workshop bagi para dosen tentang penulisan buku ajar/teks. Acara ini dihadiri oleh Para Dosen Prodi Ekonomi Syariah UMM bersama beberapa dosen lainnya yang ikut serta dalam kegiatan ini. Workshop atau Sharing Discussion tentang penerbitan buku teks ajar ini turut mengundang pemateri yang sangat kompeten di bidangnya, Bapak Dr. Wahyu Hidayat Riyanto, MM selaku Kepala UMM Press. Workshop dengan skema diskusi ini dibuka dengan sedikit me-refresh kembali ingatan para dosen bahwa terdapat beberapa bentuk karya tulis ilmiah yang dapat dibukukan. Karya tulis ilmiah yang dibukukan ini dapat berupa handout, diktat, modul, buku ajar, monograf, bunga rampai hingga buku referensi. Buku tersebut dapat dijadikan acuan ataupun bahan ajar saat melakukan perkuliahan di kelas. Disampaikan pula tentang pentingnya pemenuhan kewajiban membuat karya tulis ilmiah berupa buku bagi jenjang karir profesi dosen. Karya ilmiah buku yang ditulis oleh dosen secara individu maupun kolaborasi perlu dipublikasikan oleh Lembaga perguruan tinggi ataupun Lembaga publikasi resmi lainnya. Buku tersebut dipergunakan sebagai bahan ajar dan bacaan di dalam pengembangan literasi mahasiswa dan para akademisi lainnya. Tuntutan dari Perguruan Tinggi kepada para dosen dalam memenuhi kewajibannya sebagai pengajar perlu diiringi dengan karya-karya tertulis untuk bisa menjadi bagian dari acuan saat melakukan kegiatan mengajar sesuai dengan UU No. 12 2021 pasal 12 ayat 3 tentang kewajiban dosen dalam menulis dan menerbitkan buku. Sehingga, workshop penulisan buku ajar ini bertujuan untuk membekali para dosen, terutama dosen prodi ekonomi syariah UMM, untuk semakin produktif dan termotivasi dalam melahirkan buku ajar dan karya ilmiah lainnya dengan berkualitas. Pada sharing discussion yang dilaksanakan di Laboratorium Ekonomi Syariah UMM, kepala UMM Press ini memberikan materi terkait bagaimana seharusnya dalam membuat bahan ajar berbentuk buku. Setiap bentuk bahan ajar memiliki karakteristik dan fungsi tersendiri. Umumnya yang dipakai sebagai bahan ajar dalam perkuliahan ialah berupa diktat, modul, book chapter hingga buku referensi. Masing-masing dari bahan ajar tersebut dijabarkan kembali perbedaan hingga tata sistematika penulisannya. Hal yang dimuat di dalam tiap jenis bahan ajar tersebut dapat berupa hasil penelitian dosen, penjelasan lebih dalam atas suatu teori yang ada ataupun hasil tulisan kolaborasi antar dosen yang mengampu matakuliah sejenis. Diskusi yang berlangsung menyiratkan bahwa terdapat beberapa kendala yang selama ini dialami oleh para dosen dalam menghasilkan buku. Beberapa dosen bahkan sudah menyiapkan beberapa draft buku yang siap untuk diajukan untuk dapat diterbitkan tetapi masih memiliki ganjalan sebelum dikirimkan. Namun, kendala tersebut tidak mengalahkan semangat berkarya yang disambut baik oleh UMM Press melalui pemberian tips dalam menyusun karya tulis buku serta menjawab solusi atas masalah yang ditanyakan para dosen yang hadir. Hal ini diharapkan dapat mendorong produktifitas para dosen dalam mencetakan karya-karya baru berupa buku yang berkualitas. Acara yang berlangsung kurang lebih dua jam ini memberikan bahan bakar semangat baru bagi para dosen Ekonomi Syariah UMM dalam melahirkan karya bacaan yang bermanfaat. Harapan terbesar dari agenda workshop ini adalah bertambahnya karya dosen Ekonomi Syariah UMM berupa bacaan ilmiah yang dapat dinikmati tidak hanya bagi mahasiswa pada matakuliah tersebut namun juga sebagai bagi para akademisi lainnya. (/RAH)