Mochamad Novi Rifa’i, Dosen Program Studi Ekonomi Syariah UMM, Sukses Meraih Beasiswa Reguler LPDP S3 Dalam Negeri

Malang, 5 Agustus 2023 – Dalam hasil wawancara eksklusif bersama Mochamad Novi Rifa’i. MA., ME, dosen Program Studi Ekonomi Syariah di Universitas Muhammadiyah Malang, mengungkapkan alasan mengikuti seleksi penerimaan Beasiswa Reguler LPDP S3 Dalam Negeri. “Tujuan saya mengikuti seleksi ini adalah untuk melanjutkan pendidikan S3, dan motivasi saya yaitu untuk mendapatkan pengalaman baru,” ungkap Novi dengan semangat. Dalam menjalani proses persiapan Beasiswa Reguler LPDP dan tetap memenuhi tanggung jawabnya sebagai dosen, Novi menerangkan, “Pertama, saya menyusun kebutuhan yang disyaratkan untuk LPDP dan menentukan target lokasi studi. Setelah itu, saya mengatur waktu kosong di luar jam kewajiban sebagai dosen untuk memenuhi persyaratan LPDP.” Namun, di balik suksesnya dalam seleksi Beasiswa Reguler LPDP, Novi menghadapi tantangan tersulit, yaitu “memilih lokasi studi, mengingat pada waktu itu masih hangat pandemi global.” ungkap novi. Lebih lanjut, Novi membagikan pengalaman masa studinya, “Saya lulus di UIN Jakarta, Program Studi Ekonomi Islam. Saya memilih UIN Jakarta karena melihat pengalaman-pengalaman dari para senior yang sukses.” ucapnya. Menyadari pentingnya berbagi tips untuk sukses dalam seleksi Beasiswa Reguler LPDP, Novi memberikan saran, “Hargai waktu untuk persiapan dan jangan malu untuk membuat jadwal kegiatan yang teratur.” ujarnya. Dalam pesan dan kesannya untuk pejuang Beasiswa, Novi memberi semangat, “Raihlah mimpimu dengan sungguh-sungguh, jangan menyerah jika gagal. Jika tidak bisa meraih beasiswa dalam negeri, kejarlah beasiswa luar negeri sebagai alternatif lain.” pungkasnya. (MSSRS/ANM)

Muhammadiyah Menegaskan Komitmen untuk Memberdayakan Lansia dan Mempersiapkan Kalender Islam Global dalam Acara Rapat Kerja Tingkat Pusat dan Seminar Nasional

Malang, 24 Juli 2023 – Dalam acara Rapat Kerja Tingkat Pusat dan Seminar Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 21 Juli 2023 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr. H. Hamim Ilyas, M.Ag., menegaskan dengan penuh keyakinan, “Islam dalam Muhammadiyah tidak hanya berkaitan dengan perkataan, melainkan juga tindakan nyata.” “Kami berharap rapat kerja ini tidak sekadar menghasilkan daftar rencana, tetapi benar-benar dapat mencetuskan program kerja yang dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” ungkap Hamim. “Rapat kerja ini juga menjadi persiapan untuk meluncurkan kalender Islam global di Pekalongan, yang bertepatan dengan peringatan 100 tahun terbentuknya majelis tarjih. Pekalongan dipilih sebagai tempat peluncuran karena memiliki nilai sejarah kuat sebagai tempat terbentuknya majelis tarjih pertama kali.” Menurutnya, Muhammadiyah juga memiliki keinginan yang kuat untuk mendirikan rumah bagi lansia sebagai bentuk amal bagi organisasi. Oleh karena itu, rapat kerja ini juga menyelenggarakan seminar tentang gerontologi yang akan membahas tentang penuaan dan peran sosial orang tua. “Ini juga menjadi langkah baru bagi Majelis Tarjih dalam menyusun Fikih Lansia,” jelas Hamim, “Para ahli dan akademisi akan datang dan membahas berbagai aspek terkait penuaan, kesehatan lansia, peran sosial, dan kebutuhan khusus mereka.” Ia menegaskan dengan tegas, “Islam adalah ucapan dan perbuatan, sehingga apa yang akan diseminarkan dan didiskusikan dalam acara ini harus diamalkan secara nyata.” “Pengamalannya disesuaikan dengan tradisi Muhammadiyah yaitu dalam bentuk lembaga. Sehingga bukan usaha perseorangan tapi milik bersama dari kerja bersama. Kita juga sedang menyusun Fikih Budaya Berkemajuan sebagai bentuk komplementasi terhadap pembangunan ekonomi yang telah dilakukan oleh negara,” tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Ketua PP Muhammadiyah, Dr. Saad Ibrahim, M.A menyampaikan, “Menurut saya, jika hikmat itu ditujukan kepada konteks yang lebih pragmatis dan berkaitan dengan kehidupan, maka puncak dari hikmat itu bisa kita personifikasi pada ilmu fiqih yang telah dilahirkan oleh para imam. Salah satunya Imam Syafi’i yang dikenal dengan syarhus sunnah.” Lebih lanjut, Saad menggarisbawahi bahwa ilmu fiqih hasil karya para imam telah ditetapkan dengan matang. “Kedua hal tersebut menjadi penting dalam membawa kembali kemajuan Islam dalam konteks keindonesiaan dan universal,” jelas Saad. “Maka karena itu, tanggung jawab yang diemban oleh majelis tarjih dan tajdid sangat besar, apalagi majelis ini akan menjadi basis untuk semua pengetahuan lain seperti ilmu astronomi, fisika, dan bidang ilmu lainnya.” Agus Supriadi, Lc., M.H.I, selaku Ketua Panitia Lokal Rapat Kerja Tarjih dan Seminar Nasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah menambahkan “Acara ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 21 hingga 23 Juli 2023, dan menyajikan berbagai materi seminar, termasuk tentang gerontologi untuk pemberdayaan kaum lansia dan strategi implementasi kalender Hijriah global. Selain itu, pemikiran keislaman Muhammadiyah juga menjadi fokus dalam menghadapi dinamika pemikiran keislaman global. Semua upaya ini bertujuan untuk terus mengembangkan dan memberdayakan Muhammadiyah dalam memajukan Islam di Indonesia dan dunia.” pungkasnya. (MSSR)

Dua Dosen Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang, berhasil meraih “Certificate of Completion Associate Wealth Planner (AWP)” – Syariah.

Setiap Dosen di Perguruan tinggi memiliki hak dan kewajiban untuk mengembangkan diri maupun karir masing-masing demi menjaga keprofesionalan dalam bidang pekerjaannya. Hal inilah yang sudah ditunjukkan oleh dua dosen hebat Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang. Pasalnya, kedua dosen ini telah tersertifikasi profesi Associate Wealth Planner Syariah. Berkat sertifikasi profesi tersebut, keduanya mendapat tambahan gelar akademik baru, Associate Wealth Planner (AWP). Kedua dosen tersebut yaitu Afifah Nur Millatina, S.E., M.SEI., AWP dan Sri Cahyaning Umi Salama, S.EI., M.SI., AWP, selaku Dosen Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang. Mereka telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi profesi Associate Wealth Planner Syariah yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Perencanaan Keuangan Indonesia (LSPK) bekerja sama dengan Financial Planning Standard Board (FPSB). Pelatihan dan sertifikasi ini berlangsung selama dua hari secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu hingga Kamis (15-16 Februari 2023). Associate Wealth Planner (AWP) Syariah adalah sebuah program pelatihan yang komprehensif dalam perencanaan keuangan pribadi yang menggunakan prinsip-prinsip syariah. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan individu dalam mengelola keuangan, pendapatan, dan pengeluaran dengan tujuan mencapai kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat (Life and Hereafter). “Sebagai Dosen Ekonomi Syariah, meraih “Certificate of Completion Associate Wealth Planner (AWP) – Syariah” tentunya merupakan pencapaian yang luar biasa dan membanggakan. Sertifikat tersebut menunjukkan kompetensi dan pemahaman kami dalam bidang perencanaan keuangan syariah, yang merupakan hal yang sangat relevan dan penting di era keuangan global saat ini. Kita dapat belajar manajemen pengelolaan keuangan, selain  itu juga mengenal instrumen investas, bagaimana merencanakan keuangan untuk jangka pendek, menengah hingga jangka panjang. Selanjutnya, tidak lupa untuk menyiapkan dana darurat selain dana tabungan dan investasi. Jangan sampai bagi yang sudah berpenghasilan itu arus keuangannya terkadang tidak tau keluar dan masuknya untuk apa saja, penting untuk mencatat pemeasukan dan pengeluaran agar jangan sampai besar pasak daripada tiang” Ujar Afifah Nur Millatina, S.E., M.SEI., AWP. Sri Cahyaning Umi Salama, S.EI., M.SI., AWP menambahkan “Dengan sertifikasi ini, kami akan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam membantu individu (khususnya mahasiswa Ekonomi Syariah UMM) dan masyarakat pada umumnya untuk merencanakan keuangan mereka secara syariah, memberikan saran dan nasihat berharga dalam mengelola aset, investasi, dan perencanaan masa depan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Selain itu, gelar ini juga akan memperkuat posisi kami sebagai pakar dalam bidang Ekonomi Syariah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang memerlukan nasihat finansial sesuai dengan prinsip syariah.” Selain itu,” tambah Umi Salama dengan antusias, “Sertifikasi Associate Wealth Planner Syariah ini juga akan menjadi landasan bagi penambahan Mata Kuliah Peminatan baru pada Kurikulum Prodi Ekonomi Syariah. Pada Angkatan 2023 mendatang, kami akan memperkenalkan Mata Kuliah ‘Manajemen Perencanaan Keuangan,’ yang akan mencakup prinsip-prinsip perencanaan keuangan syariah, strategi investasi berbasis syariah, dan manajemen risiko dalam konteks keuangan Islam. Dengan penambahan ini, kami berharap dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang lebih komprehensif kepada mahasiswa kami, sehingga mereka siap menghadapi tantangan dunia keuangan yang semakin kompleks dengan perspektif yang Islami.” Dengan penambahan Mata Kuliah Peminatan “Manajemen Perencanaan Keuangan” dan dukungan dari Dosen yang telah memiliki sertifikasi Associate Wealth Planner Syariah, Program Studi Ekonomi Syariah di Universitas Muhammadiyah Malang diharapkan semakin menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi positif dalam mengelola keuangan secara syariah, baik dalam skala individu maupun institusi. Diharapkan dengan adanya Dosen yang telah memiliki sertifikasi Profesi Associate Wealth Planner Syariah dapat meningkatkan kemampuan dalam pengembangan perencanaan keuangan syariah, dan ilmunya dapat diaplikasikan dan ditransfer kepada mahasiswa maupun teman sejawat. Dengan demikian dapat mendukung pengembangan fakultas maupun program studi sehingga dapat bersaing di skala nasional maupun internasional. (MSSR/ANM).

Beasiswa Talenta Unggul Jalur Prestasi Mahasiswa Baru Ekonomi Syariah 2023

Program Beasiswa Talenta Unggul Jalur Prestasi Mahasiswa Baru Angkatan Tahun 2023 Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang Jalur Prestasi Akademik: Jalur ini disediakan untuk siswa yang mempunyai nilai rata-rata Rapor minimal 80 sejak semester 1 sampai semester 5. Dan lulusan tahun 2022-2023. Jalur Prestasi non Akademik: Jalur ini disediakan untuk mahasiswa yang berprestasi/juara di bidang olahraga, seni, karya ilmiah, pengurus organisasi, dan keagamaan (termasuk Hafidz 5 Juz) minimal di Tingkat Kota atau Kabupaten yang dibuktikan dengan piagam penghargaan atau sertifikat, serta influencer (konten creator) youtuber dengan subscriber minimal 5k dan selebgram dengan follower minimal 10k dengan kriteria konten yang kreatif, edukatif dan positif Syarat Pendaftaran Jalur Beasiswa Talenta Unggul (Prestasi Akademik dan Non Akademik): 1. Mengupload foto nilai raport semester 1 – 5 jadi 1 file bentuk pdf untuk Prestasi Akademik 2. Foto copy piagam/sertifikat prestasi minimal Tingkat Kota/Kabupaten (Bagi pendaftar Jalur Non Akademik/ Minat Bakat) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah atau Pengurus Daerah/ Club. 3. Hasil seleksi Jalur Beasiswa Talenta Unggul/ Prestasi Akademik dan Non Akademik dapat dilihat di laman online.umm.ac.id sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. 4. Tes Kesehatan di RS UMM atau menunjukkan hasil Tes kesehatan dari RS Pemerintah Daerah Setempat atau RS Muhammadiyah) Ketentuan Beasiswa: 1. Mahasiswa baru angkatan 2023 yang mendaftar pada jalur prestasi dan diterima di prodi ekonomi syariah Universitas Muhammadiyah Malang 2. Beasiswa Talenta Unggul meliputi yakni Bebas SPP semester 1. 3. Penyaluran Beasiswa Talenta Unggul jalur prestasi berupa reward SPP/Semester jika IPK >3.8 dengan skema: Reward 50% SPP semester I Reward 25% SPP semester II Reward 25% SPP semester III Reward 50% SPP di semester IV Reward 50% SPP di semester  V Reward 50% SPP di semester  VI Reward 50% SPP di semester VII Lulus di semester VIII bebas SPP 4. Bagi mahasiswa angkatan 2022 yang mempertahankan IPK >3.80 selama studi di semester VI & VII akan mendapatkan reward SPP 50% Info Selengkapnya klik di SINI Surat Keputusan Rektor UMM tentang Beasiswa Talenta Unggul bisa dilihat di SINI

Muhammad Syahrullah. Sr: Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Angkatan 2022 Sukses Borong 4 Penghargaan di Tiga Kategori Kompetisi Pada Rector Cup UMM 2023

Malang, 11 Juli 2023 – Muhammad Syahrullah. SR mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah angkatan 2022, meraih prestasi gemilang dalam ajang Rector Cup UMM 2023. Dalam wawancara eksklusif, Syahrullah menyampaikan kegembiraan dan rasa syukurnya atas pencapaian yang luar biasa ini. Menjuarai berbagai perlombaan yang bergengsi menjadi suatu kebanggaan tersendiri baginya. Dalam kategori Best Presentation pada Business Plan yang diselenggarakan oleh KOPMA UMM, Syahrullah berhasil meraih gelar juara dengan presentasi yang mengesankan. Dalam sebuah pernyataan, dia mengungkapkan, “Saya sangat gembira dan bersyukur bisa meraih gelar Best Presentation dalam kategori Business Plan oleh KOPMA UMM. Ini adalah hasil dari persiapan matang dan kerja keras saya, serta kolaborasi erat dengan teman saya, Ari Andresta. Kami berdua berusaha untuk menyajikan presentasi yang terstruktur, kohesif, dan mampu menggambarkan visi bisnis kami dengan jelas.” Prestasi Syahrullah tidak berhenti di situ. Ia juga berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 pada kompetisi Esai SDGs yang diselenggarakan oleh SDGs Center Student UMM. Dalam wawancara, Syahrullah menjelaskan, “Proses penulisan esai tersebut melibatkan riset mendalam tentang Sustainable Development Goals (SDGs) dan topik yang relevan. Saya berusaha untuk menyampaikan ide-ide yang kuat dan orisinal melalui tulisan-tulisan saya dengan cara yang jelas dan persuasif.” Tidak hanya itu, Syahrullah juga meraih gelar Juara 1 dalam kompetisi Baca Puisi yang diselenggarakan oleh UKM Teater UMM. Dalam penjelasannya, ia menyatakan, “Meskipun sedang menghadapi tantangan karena sedang sakit saat itu, saya tetap memberikan penampilan terbaik saya dalam membaca puisi. Saya fokus pada intonasi, ritme, dan ekspresi suara untuk menciptakan penampilan yang kuat dan menghanyutkan.” Meraih prestasi gemilang dalam Rector Cup UMM 2023, Syahrullah mengakui bahwa persaingan yang lumayan ketat bersaing dengan berbagai Mahasiswa terbaik utusan setiap Fakultas di UMM, menjadi tantangan yang memotivasinya untuk terus belajar dan berkembang. Dia mengungkapkan, “Persaingan yang ketat memaksa saya untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi dalam bidang yang saya geluti. Saya percaya pada kemampuan saya sendiri dan selalu mempertahankan sikap positif serta motivasi yang kuat.” Setelah berhasil menjuarai berbagai perlombaan pada Rector Cup UMM 2023, Syahrullah merasa sangat gembira dan bersyukur atas pencapaian ini. Meraih gelar juara dalam kompetisi-kompetisi yang beragam membawa kepuasan dan kebanggaan yang luar biasa. “Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi saya serta dukungan yang luar biasa dari orang tua, keluarga, dosen, teman kelas, kakak kelas, PJ Lomba dari BEM FAI dan teman-teman lainnya. Saya merasa terhormat dapat mewakili Program Studi Ekonomi Syariah dan Fakultas Agama Islam dalam ajang bergengsi ini.” Ujarnya. Prestasi ini memberi saya motivasi yang lebih besar untuk terus berusaha, belajar, dan berkembang di masa depan. Saya berharap dapat menginspirasi dan memberikan kontribusi yang lebih baik lagi dalam bidang ekonomi syariah dan komunitas di sekitar saya.” Tambahnya Dalam penutup wawancara, Syahrullah berbagi rencana dan harapannya di masa depan. Ia berkomitmen untuk terus mengembangkan diri, memanfaatkan prestasinya sebagai pijakan menuju pencapaian yang lebih tinggi. “Rencana dan harapan saya ke depan setelah meraih prestasi gemilang dalam Rector Cup UMM 2023 adalah terus berkembang, berkontribusi, dan menjadi pribadi yang berpengaruh serta inspiratif. Saya ingin menjadikan prestasi ini sebagai pijakan menuju kesuksesan yang lebih besar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.” Pungkasnya. (MSSR)

Nisa Nurazizah Mahasiswi Prodi Ekonomi Syariah Raih Pendanaan P2MW 2023 untuk Pengembangan Bisnis Adzan Otomatis

Malang, 4 Juli 2023 – Nisa Nurasisah, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah angkatan 2020 dari Universitas Muhammadiyah Malang, meraih pendanaan dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. “Dengan perasaan bersyukur, saya dan tim sangat gembira karena ini merupakan pengalaman pertama kami dan kami tidak menyangka dapat lolos dalam seleksi P2MW,” ungkap Nisa dengan rasa bangga. “Kami berterima kasih kepada teman-teman serta kakak demisioner di unit kegiatan mahasiswa (UKM) kami yang telah memberikan dukungan yang luar biasa.” Nisa juga berharap bahwa usaha dan ide yang mereka ajukan dalam kompetisi ini dapat berkembang pesat dan menarik minat masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari masjid. Dengan produk yang mereka tawarkan, diharapkan dapat mengingatkan orang-orang akan waktu adzan tiba. “Ide bisnis kami memiliki keunikan dengan menggabungkan karya kaligrafi dan inovasi sound adzan yang jarang ditemui di pasaran,” jelas Nisa, menjelaskan poin kedua dari ide bisnis mereka. Menerapkan prinsip syariah dalam bisnis mereka adalah rencana yang telah mereka buat. Mereka berencana menggunakan konsep musyarakah, di mana dua pihak atau lebih akan berbagi hasil dan menggabungkan modal serta tenaga dalam menjalankan usaha. Setiap pihak akan bertanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, ketekunan, kerja keras, serta dorongan kuat untuk berinisiatif dalam bisnis kami,” tambah Nisa. Tantangan terbesar yang dihadapi dalam ide bisnis mereka adalah merakit alat adzan otomatis. Mereka harus mencari skema program yang sesuai dengan karya mereka, serta menemukan formula untuk menghitung waktu sholat berdasarkan bujur, lintang, dan zona waktu, dengan menggunakan algoritma perhitungan waktu sholat setempat. Dalam mencari bahan-bahan bisnis, Nisa dan timnya berusaha menjalin kerjasama dengan pemasok atau pengepul styrofoam sebagai bahan utama. Mereka juga bekerja sama dengan tukang kayu untuk pembuatan pigura, serta mencari supplier bahan dan alat adzan otomatis. Dalam memuat kaligrafi, mereka melibatkan sumber daya manusia dari organisasi JF UMM dan bekerjasama dengan masyarakat setempat untuk mendesain dan membuat kaligrafi, serta memasarkan bisnis mereka. Nisa menetapkan tiga indikator keberhasilan untuk bisnis mereka. Pertama, mencapai titik impas, di mana bisnis berada pada posisi tidak merugi maupun untung. Kedua, menghasilkan keuntungan. Dan yang terakhir, membangun reputasi yang baik di kalangan pelanggan. Dengan semangat dan tekad yang kuat, Nisa Nurasisah dan timnya berharap bahwa usaha mereka akan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnis ini dengan inovasi dan dedikasi yang tinggi. Dalam wawancara dengan Nisa, ia menyampaikan kegembiraannya atas kesempatan ini. “Kami berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atas dukungan dan kesempatan ini. Kami siap menghadapi tantangan yang ada dan berkomitmen untuk menjadikan bisnis kami sukses,” ujarnya. Diharapkan, keberhasilan Nisa dan timnya dalam mendapatkan pendanaan ini akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk mengembangkan jiwa wirausaha dan berinovasi dalam bidang yang mereka geluti. Dengan ide bisnis yang unik, menerapkan prinsip syariah, serta semangat yang tinggi, Nisa Nurasisah dan timnya siap menghadapi perjalanan yang menantang dalam mengembangkan bisnis adzan otomatis mereka. Semoga usaha mereka sukses dan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (MSSR).

Hadapi Dunia Kerja, Prodi Ekonomi Syariah UMM Jalin Kerjasama Kelas Praktisi dengan Perbankan Syariah (BPRS ASSS)

Malang – Rabu (07/06/2023) Prodi Ekonomi Syariah UMM menindaklanjuti kerja sama dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Artha Sinar Sejahtera Syariah (BPRS ASSS) dalam kegiatan kuliah praktisi profesi dan industri. Progam yang dinaungi oleh Laboratorium Ekonomi Syariah ini bersama pihak BPRS ASSS (eks BPRS Bumi Rinjani) menghadirkan pemateri Bapak Aep Saepuddin, S.E.I, M.E.Sy., CIRBD (Dirut) dan Bapak Didit Ferdyanto, SH., M.Hum. (Kabag Bisnis). Beliau merupakan para ahli yang sangat kompeten dalam dunia industri perbankan syariah, sehingga mahasiswa ekonomi syariah begitu antusias dalam mengikuti kegiatan kuliah praktisi pada kesempatan tersebut. Adapun perkuliahan praktisi ini sebagai bentuk realisasi dari praktikum mata kuliah Manajemen Keuangan oleh Ibu S.C Umi Salama, M.Si dan juga mata kuliah Perbankan Syari’ah oleh Ibu Atut Frida, M.E. Praktikum berbalut kuliah praktisi ini tidak dilakukan di kampus UMM sebagaimana biasanya, namun kali ini diselenggarakan dengan mengunjungi kantor BPRS ASSS di Kota Batu. Sebagai bentuk kontinuitas dalam hal pemantapan materi profesi dan industri, maka kuliah praktisi ini akan diselenggarakan setiap hari Rabu selama bulan Juni 2023. Pendidikan di Indonesia memerlukan terobosan baru dalam rangka menciptakan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. Keterlibatan dunia usaha dan dunia industri sangat dibutuhkan untuk menyamakan persepsi mengenai tren dunia profesional dan kebutuhan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai dengan perkembangan zaman. Keterlibatan dunia usaha dan dunia industri masih perlu ditingkatkan terutama di tingkat pendidikan tinggi. Perkuliahan pada institusi pendidikan tinggi memerlukan partisipasi praktisi yang dapat berbagi pengalaman tentang bagaimana best practice yang dilakukan. Berbeda dengan perkuliahan pada umumnya di perguruan tinggi, program ruang kolaborasi antara dosen dan praktisi dengan pengalaman industri dilaksanakan selama satu semester. Program ini dapat menjadi pelengkap kurikulum yang telah berjalan. Selain berguna untuk mengisi kesenjangan antara keterampilan akademik juga akan memberikan pengalaman praktis dalam dunia industri. Kuliah Praktisi Profesi dan Industri adalah Merupakan Program yang bertujuan agar lulusan perguruan tinggi lebih siap untuk masuk ke dunia kerja. Program ini mendorong kolaborasi aktif praktisi ahli dengan dosen agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam dan bermakna antar civitas akademika di perguruan tinggi dan profesional di dunia kerja. Diharapkan kedepannya mahasiswa ekonomi syariah memperoleh pengalaman belajar hard skills dan soft skills sebagai penguat keterampilan mahasiswa serta dapat meningkatkan relevansi skill lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. (anm) >Klik di sini yuk< untuk lihat video kegiatan!