Malang, 25 November 2025- Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menghadirkan kegiatan kuliah praktisi sebagai upaya memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.  berlangsung kuliah praktisi bertema “Cara Jitu Banjir Orderan di Marketplace” yang diselenggarakan di Ruang Micro Teaching (516) GKB III Lantai 5 Kampus 3 UMM. Kegiatan ini diikuti khusus oleh mahasiswa Ekonomi Syariah angkatan 2023 yang tengah mendalami materi bisnis syariah dan ekonomi digital.

Dalam kegiatan ini, pemateri dari Agency Digital Marketing Celebris memberikan penjelasan komprehensif mengenai dinamika bisnis di marketplace, sebuah platform yang kini menjadi pusat transaksi ekonomi terbesar di Indonesia. Pemateri menegaskan bahwa marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada tidak hanya menjadi ruang jual beli biasa, tetapi juga ekosistem digital yang menuntut pemahaman strategi pemasaran mendalam.

Mahasiswa diajak memahami bagaimana algoritma marketplace bekerja dalam menentukan posisi produk pada kolom pencarian. Penjelasan meliputi pentingnya optimasi judul produk, deskripsi yang menarik, riset kata kunci, hingga penggunaan foto berkualitas tinggi sebagai elemen visual yang meningkatkan klik pengguna. Selain itu, pemateri juga memaparkan pentingnya menjaga reputasi toko melalui pelayanan responsif, ketersediaan produk, serta konsistensi pengiriman cepat, karena faktor-faktor tersebut berpengaruh langsung terhadap ranking toko.

Tidak hanya itu, pemateri juga mengulas bagaimana memanfaatkan fitur iklan berbayar (ads marketplace) secara efektif. Mahasiswa diajak memahami perbedaan antara search ads, display ads, hingga strategi penentuan anggaran untuk meningkatkan konversi penjualan. Momen ini menjadi menarik ketika pemateri memaparkan contoh kasus nyata bagaimana sebuah produk dengan strategi iklan yang tepat dapat meningkatkan penjualan hingga beberapa kali lipat dalam kurun waktu singkat.

Selain strategi teknis, pemateri juga menekankan pentingnya storytelling dalam membangun brand di marketplace. Di tengah persaingan yang semakin ketat, produk tidak lagi hanya bersaing berdasarkan harga, melainkan bagaimana sebuah toko mampu menawarkan pengalaman dan identitas yang membedakannya dari penjual lain. Mahasiswa diberi wawasan tentang bagaimana menciptakan branding yang konsisten, mulai dari desain toko, gaya penulisan, hingga pelayanan purna jual yang membangun loyalitas pelanggan.

Kegiatan kuliah praktisi ini disambut antusias oleh mahasiswa, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan tentang tantangan berjualan di marketplace. Pertanyaan yang mencuat di antaranya mengenai cara mengatasi penurunan traffic, strategi menghadapi kompetisi saat musim kampanye besar seperti Harbolnas, serta cara mempertahankan pelanggan di tengah hadirnya produk serupa dengan harga lebih murah.

Ketua Program Studi Ekonomi Syariah UMM menegaskan bahwa kegiatan seperti ini adalah bagian dari komitmen prodi untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang aplikatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Mengingat tantangan ekonomi digital semakin kompleks, mahasiswa tidak hanya harus memahami teori ekonomi syariah, tetapi juga perlu terjun langsung memahami praktik bisnis modern, termasuk strategi pemasaran digital dan penguasaan marketplace.

Melalui kuliah praktisi ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pola pikir kreatif dan strategis dalam memanfaatkan peluang bisnis online. Bekal ilmu mengenai marketplace yang diperoleh menjadi modal penting bagi mereka yang kelak ingin merintis usaha sendiri atau berkarier di bidang digital marketing, e-commerce, hingga pengembangan bisnis syariah berbasis teknologi.

Dengan suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah UMM berencana terus menghadirkan kegiatan serupa untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan industri. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong lahirnya generasi muda yang cakap digital, berdaya saing tinggi, dan tetap menjunjung prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam aktivitas bisnisnya. (Humas Ekos/NS)