WhatsApp Image 2025-10-27 at 19.49.15

Malang, 17 November 2025 — Pengalaman belajar di kampus kembali terbukti relevan dengan dunia kerja nyata. Hal ini dibuktikan oleh Ari Andresta, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang sukses mengimplementasikan ilmu dari mata kuliah Akuntansi dan Aplikasi Komputer (Aplikom) selama menjalani magang di bagian keuangan Bandara Internasional Batam.

Selama dua bulan magang, Ari terlibat langsung dalam berbagai kegiatan administrasi dan pengelolaan data keuangan perusahaan. Dalam kesehariannya, ia menggunakan berbagai perangkat lunak akuntansi yang pernah ia pelajari di kampus. “Mata kuliah Akuntansi dan Aplikom benar-benar membantu saya memahami alur pencatatan dan pelaporan keuangan di dunia kerja yang sesungguhnya,” ungkap Ari.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di Prodi Ekonomi Syariah UMM tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga menyiapkan mahasiswa agar siap terjun ke dunia industri. “Dua mata kuliah itu sangat related dengan pekerjaan saya di Bandara Batam. Saya jadi lebih cepat beradaptasi dan memahami sistem keuangan perusahaan,” tambahnya.

Keberhasilan Ari ini tak lepas dari dukungan sistem pembelajaran berbasis kompetensi yang diterapkan Prodi Ekonomi Syariah UMM. Melalui program Center for Future Works (CFW), mahasiswa didorong untuk mengasah keterampilan di lima bidang unggulan, yaitu digital marketing & fintech syariah, perencanaan keuangan syariah, perbankan dan keuangan syariah, industri halal, serta manajemen filantropi.

Mahasiswa Ekonomi Syariah UMM Implementasi Matkul Akuntansi-Aplikom Saat Magang Kerja Bidang Keuangan di Bandara Batam 1

Koordinator program CFW, dosen Prodi Ekonomi Syariah UMM, menjelaskan bahwa kegiatan magang seperti yang dilakukan Ari merupakan bagian dari strategi “link and match” antara kurikulum kampus dan kebutuhan industri. “Kami ingin memastikan mahasiswa kami tidak hanya paham teori ekonomi syariah, tapi juga mampu berkontribusi di berbagai sektor keuangan modern, termasuk perusahaan non-lembaga keuangan seperti bandara,” ujarnya.

Selain mengasah keterampilan teknis, Ari juga belajar tentang etika profesional dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan. Ia berharap pengalaman magang ini menjadi langkah awal untuk berkarier di bidang keuangan syariah. “Magang ini membuat saya sadar bahwa ilmu ekonomi syariah punya peluang luas, bukan hanya di bank, tapi juga di perusahaan besar seperti bandara,” tutupnya.

Melalui pengalaman ini, Prodi Ekonomi Syariah UMM kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja — dengan membawa nilai-nilai syariah dalam setiap langkahnya. (Humas Ekos/NS)