Prodi Ekonomi Syariah UMM Lakukan Wawancara Calon Mahasiswa Internasional dalam Program sUMMIt 2025

Malang – 27 Mei 2025 Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaring mahasiswa internasional melalui program unggulan sUMMIt 2025: UMM Scholarship for International Students. Dalam rangkaian kegiatan seleksi, Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Dr. Rahmad Hakim, S.H.I., M.MA, bersama tim seleksi penerimaan mahasiswa baru, melaksanakan wawancara terhadap calon mahasiswa internasional dari berbagai negara. Para peserta yang mengikuti proses wawancara berasal dari Nigeria, Afghanistan, Bangladesh, dan Filipina. Mereka merupakan bagian dari pelajar internasional yang tertarik untuk melanjutkan studi di Prodi Ekonomi Syariah UMM melalui skema beasiswa sUMMIt 2025, yang didesain untuk memperluas jejaring global dan memperkuat kontribusi UMM dalam pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Islam dan keilmuan global. Dr. Rahmad Hakim menjelaskan bahwa proses seleksi tidak hanya menilai kemampuan akademik dan motivasi belajar para calon mahasiswa, tetapi juga mempertimbangkan kesiapan mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial di Indonesia, khususnya di UMM. “Kami berharap, melalui sUMMIt 2025, Prodi Ekonomi Syariah UMM bisa menjadi rumah kedua bagi para pelajar internasional untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam di kancah global,” ujar Dr. Rahmad Hakim. Kegiatan wawancara ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Ekonomi Syariah UMM dalam mendukung internasionalisasi kampus serta memperkuat posisi UMM sebagai universitas berkelas dunia yang inklusif dan transnasional. Program sUMMIt 2025 ini diharapkan dapat menjaring mahasiswa-mahasiswa terbaik dari berbagai penjuru dunia dan menjadi pionir dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis multikulturalisme dan kolaborasi lintas negara. Dengan keberlanjutan program ini, Prodi Ekonomi Syariah berharap bisa mencetak lulusan internasional yang mampu menjadi duta ekonomi Islam di negara masing-masing, sekaligus menjadikan UMM sebagai rujukan utama pendidikan tinggi ekonomi syariah bertaraf global. (Humas Ekos/NS)